Sinergi Madrasah Binaan, TKA MI/SD 2026 Siap Digelar

Medan (Humas) — Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) binaan di Kecamatan Medan Tembung dan Medan Denai menggelar rapat koordinasi terkait pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang MI/SD Tahun Pelajaran 2026. Kegiatan ini diikuti oleh MIN 1, MIN 12, MIN 7, MIS Mustafawiyah, MIS Al Anwar, MIS Silaturahim, MIS Ali Imron, MIS Al Ikhlas, MIS Pembangunan, dan MIS Bina Keluarga.

Rapat tersebut membahas secara teknis dan substantif pelaksanaan TKA yang dijadwalkan berlangsung pada 20–30 April 2026. Selain itu, disampaikan pula tahapan penting lainnya, yakni pendaftaran peserta pada 19 Januari–28 Februari 2026, simulasi pada 2–8 Maret 2026, serta gladi bersih pada 9–17 Maret 2026. Bagi peserta yang berhalangan mengikuti jadwal utama, tes susulan akan dilaksanakan pada 11–17 Mei 2026.

Tes Kemampuan Akademik (TKA) dirancang sebagai instrumen evaluasi capaian belajar siswa yang objektif dan terstandar secara nasional, sekaligus menggantikan peran Ujian Nasional sebagai alat pemetaan mutu pendidikan. Penyelenggaraan TKA untuk jenjang MI/SD berada di bawah tanggung jawab Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, dengan materi soal merupakan kombinasi dari pusat dan daerah. Pelaksanaan tes dilakukan berbasis komputer atau mekanisme lain yang ditentukan, serta tidak dipungut biaya.

Pengawas Madrasah, Naila Amna, dalam arahannya menegaskan bahwa TKA harus dipahami secara komprehensif oleh seluruh satuan pendidikan. “TKA bukan sekadar pengganti Ujian Nasional, melainkan instrumen strategis untuk memotret mutu pembelajaran madrasah secara objektif dan berkesinambungan,” ujarnya.

Menurutnya, hasil TKA tidak hanya berfungsi sebagai bahan pertimbangan seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya (SMP/MTs), tetapi juga menjadi dasar penting dalam pemetaan kualitas pendidikan di daerah.

Lebih lanjut, Naila Amna mengingatkan agar madrasah mempersiapkan peserta didik secara optimal tanpa menimbulkan tekanan berlebihan. “Yang perlu kita siapkan bukan hanya kesiapan teknis, tetapi juga penguatan literasi, numerasi, dan kemampuan berpikir kritis siswa. TKA harus menjadi momentum perbaikan pembelajaran, bukan sekadar target kelulusan,” tegasnya.

Melalui rapat koordinasi ini, seluruh madrasah binaan diharapkan memiliki pemahaman yang sama terkait mekanisme dan tujuan TKA. Dengan persiapan yang matang dan sinergi antar satuan pendidikan, pelaksanaan TKA Tahun Pelajaran 2026 di wilayah Medan Tembung dan Medan Denai diharapkan berjalan lancar, tertib, dan memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan madrasah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *