Penyuluh KUA Medan Sunggal Ajak Jamaah Pererat Ukhuwah

Medan ( Humas) Di rumah makan Mandailing, JL. Amir Hamzah Medan, berlangsung acara unggahan yang melibatkan imam dan jamaah Masjid Al Musabbihin, Komplek Tasbih Medan. Pada Selasa: (17/2/2026). Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh terkemuka dari Sumatera Utara seperti Arifin Nainggolan, Agus Riyanto, dan Abrar Daniel. Pada kesempatan tersebut, penyuluh agama Islam KUA Medan Sunggal, Drs.H. Puji MA, berkesempatan menjadi penceramah atau pentosiah.

Dalam tausiyahnya, Fuji, menekankan pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah di tengah-tengah masyarakat. Ukhuwah yang dimaksud tidak hanya sebatas hubungan sesama umat Islam, tetapi juga dalam membina hubungan baik antar sesama umat manusia, yang tentu menjadi fondasi penting dalam menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah. Menurut beliau, ukhuwah Islamiyah adalah kunci utama dalam menciptakan kedamaian dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Beliau juga mengingatkan jamaah untuk senantiasa menjaga silaturahmi, karena dengan mempererat tali persaudaraan, banyak manfaat yang dapat diperoleh. Silaturahmi yang baik akan membawa kita pada hubungan yang penuh kasih sayang dan saling mendukung. Melalui silaturahmi yang dibangun dengan ikhlas, kita dapat memperkuat fondasi persatuan umat Islam.

Selanjutnya, Fuji mengajak jamaah untuk menghilangkan sifat-sifat negatif seperti iri, dengki, dan sombong. Sebelum Ramadan tiba, adalah waktu yang tepat untuk membersihkan hati dari segala hal yang dapat merusak hubungan antar sesama. Beliau menjelaskan bahwa sifat-sifat buruk tersebut akan menghalangi kita untuk merasakan kedamaian dan kebahagiaan dalam menyambut bulan suci Ramadan.

Fuji juga menekankan agar umat Islam menyambut Ramadan dengan hati yang ceria dan bahagia. Ramadan adalah bulan yang penuh ampunan dan keberkahan, dan oleh karena itu, kita seharusnya mempersiapkan diri untuk beribadah dengan penuh kegembiraan. Sebuah hati yang bersih dan bebas dari dendam akan mampu menerima segala kebaikan yang datang di bulan suci ini.

Arifin Nainggolan, Agus Riyanto, dan Abrar Daniel, tokoh-tokoh Sumatera Utara yang hadir dalam acara ini, juga turut memberikan pesan penting. Mereka sepakat bahwa keberagaman yang ada dalam masyarakat harus dijaga dengan baik, serta mengajak semua pihak untuk berkolaborasi dalam menciptakan perdamaian. Ramadan harus dijadikan momentum untuk memperbaiki diri dan mempererat tali persaudaraan.

Pada akhirnya, tausiyah ini mengingatkan jamaah tentang kekuatan persatuan dalam Islam. Persatuan adalah salah satu kunci untuk meraih kemenangan, baik di dunia maupun di akhirat. Dengan bersama-sama menjaga ukhuwah Islamiyah, umat Islam akan lebih mudah menghadapai berbagai tantangan hidup dan memperbanyak amal ibadah dalam bulan Ramadan.

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu bersaudara, maka damaikanlah antara kedua saudaramu yang berselisih, dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.”
(QS. Al-Hujurat: 10)

Acara unggahan imam dan jamaah Masjid Al Musabbihin ini bukan hanya sebagai ajang untuk mempererat silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempersiapkan diri dalam menyambut bulan suci Ramadan. Dengan menjaga ukhuwah Islamiyah, menghilangkan sifat-sifat negatif, dan menyambut Ramadan dengan hati yang ceria dan penuh kebahagiaan, kita dapat menjadikan bulan suci ini sebagai waktu untuk meraih keberkahan dan ampunan dari Allah SWT.(Fuji/PAI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *