Medan (Humas) Penyuluh Agama dari KUA Medan Sunggal, Drs. H.Fuji, MA, Paidi, S.Ag., Sindar Purba, S.Th, M.Pd dan Heri Fitrian, S.Sos.I, melakukan bimbingan kerohanian di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bina Karsa yang terletak di Jalan Palas 3 Nomor 19, Simpang Perumnas, Simalingkar, Kota Medan. Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan spiritual kepada pasien yang sedang menjalani perawatan, dengan harapan dapat merawat hati dan pikiran mereka yang sedang dalam kondisi stres atau gangguan mental.
Acara dimulai dengan tausiyah yang disampaikan oleh para penyuluh agama secara bergantian. Tausiyah tersebut berisi motivasi dan dorongan bagi pasien untuk selalu berharap kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala, serta menyerahkan segala masalah kepada-Nya dengan penuh kesabaran. Selain itu, doa bersama juga dilaksanakan untuk memohon kesembuhan dan kekuatan bagi para pasien, agar mereka dapat kembali sehat secara fisik dan mental.
Penyuluhan ini juga melibatkan perawat yang sedang menjalani kerja lapangan dari Universitas Audi Indonesia, salah satunya adalah mahasiswi bernama Nining. Dalam wawancara yang dilakukan dengan Nining, diketahui bahwa sebagian besar pasien di RSJ Bina Karsa menderita gangguan mental akibat berbagai faktor, salah satunya adalah stres yang disebabkan oleh perpisahan atau perceraian dengan pasangan. Selain itu, banyak pasien yang mengalami tekanan berat karena masalah kehidupan yang terus menerus datang, serta beberapa lainnya menderita gangguan mental yang bersifat keturunan atau genetik.
Selama bimbingan, para penyuluh agama juga menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kesehatan mental dan spiritual. Mereka mengingatkan agar para pasien tidak merasa sendiri dalam perjuangan mereka melawan penyakit mental dan bahwa dukungan sosial serta rohani sangat penting dalam proses penyembuhan.
“Doa dan harapan kepada Allah adalah kekuatan bagi setiap umat yang sedang berjuang. Semoga Allah memberikan kesembuhan dan ketenangan hati kepada semua pasien di RSJ Bina Karsa.” – ujar Fuji dalam Doanya
Bimbingan kerohanian yang dilakukan oleh Penyuluh Agama KUA Medan Sunggal di RSJ Bina Karsa merupakan langkah positif dalam memberikan dukungan moral dan spiritual bagi pasien rumah sakit jiwa. Melalui tausiyah dan doa bersama, diharapkan pasien dapat merasakan ketenangan hati dan pikiran, serta memiliki harapan untuk kesembuhan. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pemahaman bahwa gangguan mental bisa disebabkan oleh berbagai faktor, baik stres akibat masalah pribadi maupun faktor keturunan. Dengan dukungan sosial dan spiritual, diharapkan pasien dapat pulih dan kembali menjalani hidup dengan penuh semangat.(Paidi).

