PLO Medan Sunggal: Rahmat dan Pengampunan Allah di Bulan Ramadan

Medan ( Humas) Pada malam ketiga Tarawih Ramadan, Penata Layanan Operasional (PLO) KUA Medan Sunggal, Pan Suadi, MA. menyampaikan tausiyah yang penuh makna di Mushola Al-Hidayah, Komplek Taman Sejahtera Asri, Medan. Jum’at, (20/2/2026). Acara dimulai setelah salat Isya berjamaah, yang dipimpin oleh Bilal Rayhan Pohan. Sebelum tausiyah dimulai, Ketua BKM Al-Hidayah, Irwansyah, memberikan beberapa pengumuman mengenai infaq malam kedua Tarawih, serta memperkenalkan Imam dan Penceramah untuk malam ketiga Ramadan, yakni Pan Suadi.

Dalam ceramahnya, Pan Suadi mengingatkan jamaah akan betapa besar rahmat dan pengampunan yang Allah Subhanahu Wa Ta’ala berikan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Beliau menekankan bahwa Ramadan adalah bulan yang penuh dengan rahmat, ampunan, dan kesempatan untuk membebaskan diri dari api neraka. Setiap amal baik yang dilakukan dengan niat ikhlas di bulan ini akan mendapatkan ganjaran yang besar, bahkan orang yang bertaubat atas segala dosa dan kesalahan mereka akan diampuni oleh Allah.

Beliau melanjutkan bahwa setiap individu yang berusaha memperbaiki diri dengan berbuat kebaikan dan meninggalkan perbuatan maksiat, terutama di bulan suci ini, akan memperoleh rahmat Allah yang tiada batas. Rahmat dan ampunan Allah tidak mengenal batasan waktu, namun di bulan Ramadan, peluang untuk memperoleh keduanya semakin besar. Oleh karena itu, setiap umat Islam dianjurkan untuk memanfaatkan bulan yang mulia ini dengan memperbanyak doa, ibadah, dan amal kebaikan.

Di tengah-tengah acara, hadir pula tokoh masyarakat Zulkifli Pohan, yang dikenal sebagai salah satu donatur Mushola Al-Hidayah. Kehadiran beliau memberikan semangat tambahan bagi jamaah untuk semakin mendalami makna Ramadan dan mempererat ukhuwah Islamiyah.

Tausiyah yang disampaikan oleh Pan Suadi mengingatkan kita akan kesempatan emas yang datang di bulan Ramadan. Bulan yang penuh dengan rahmat dan pengampunan Allah, tempat bagi kita untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada-Nya. Dengan bertaubat dan berbuat baik, kita bisa meraih ampunan dan mendapatkan keberkahan yang luar biasa.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *