Sinergi Lintas Sektoral, APRI dan Dispora Medan Matangkan Konsep GAS NIKAH 2026

Medan (Humas) Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Medan terus memacu persiapan program inovatif bertajuk Gerakan Aksi Sadar Pencatatan Nikah (GAS NIKAH) Medan 2026. Langkah ini dipertegas melalui audiensi lanjutan dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Medan guna menyelaraskan persepsi dan teknis pelaksanaan kegiatan yang dijadwalkan menjadi agenda besar di tahun mendatang.

Pertemuan strategis tersebut berlangsung hangat di Aula Kantor Dispora Kota Medan pada Kamis siang (12/03). Kehadiran delegasi APRI disambut langsung oleh Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kota Medan, Ibnu Rayyan, beserta jajaran tim teknis Dispora. Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi sebelumnya untuk mendalami detail operasional di lapangan.

Rombongan APRI Kota Medan dipimpin langsung oleh Ketua Cabang, Drs. H. Ahmat Yani Siregar, MA, , didampingi Sekretaris, H. Ramlan, MA. Selain unsur pengurus inti, tampak hadir pula sejumlah perwakilan penghulu dari berbagai kecamatan di Kota Medan yang akan menjadi ujung tombak dalam implementasi program GAS NIKAH di tengah masyarakat nantinya.

Turut memperkuat barisan delegasi adalah Biro Humas APRI Wilayah Sumatera Utara, M. Hisyamsyah Dani, SH. Kehadiran perwakilan wilayah ini menegaskan bahwa program GAS NIKAH Medan 2026 mendapatkan atensi serius dan dukungan penuh secara organisatoris, tidak hanya di level kota tetapi juga di tingkat provinsi sebagai percontohan gerakan bagi daerah lain.

Dalam sesi diskusi, Ibnu Rayyan menyatakan apresiasinya terhadap inisiatif APRI yang ingin mengolaborasikan aspek pencatatan nikah dengan pola hidup sehat melalui olahraga. Pihak Dispora berkomitmen untuk memberikan pendampingan teknis, terutama dalam hal mobilisasi massa dan penyediaan fasilitas pendukung yang relevan dengan fungsi pembudayaan olahraga di Kota Medan.

Fokus utama pembahasan dalam audiensi ini adalah pematangan konsep acara yang lebih segar dan inklusif. Rencana keterlibatan lintas sektoral menjadi poin krusial, di mana GAS NIKAH tidak hanya berdiri sebagai acara seremonial, tetapi juga melibatkan berbagai instansi terkait untuk menciptakan ekosistem keluarga yang sehat secara fisik maupun administratif.

H. Ahmat Yani Siregar menjelaskan bahwa GAS NIKAH merupakan wadah bagi APRI untuk memperkuat kampanye sadar pencatatan nikah. Melalui pendekatan yang lebih cair dan menyentuh aspek gaya hidup pemuda, diharapkan kesadaran akan legalitas pernikahan di mata hukum negara dapat meningkat secara signifikan seiring dengan semangat menjaga kebugaran jasmani.
Sebagai wadah tunggal bagi para penghulu, APRI Kota Medan memandang kolaborasi dengan Dispora adalah langkah tepat sasaran. Penghulu tidak lagi hanya dipandang sebagai petugas di belakang meja, tetapi juga sebagai figur publik yang mampu mengedukasi masyarakat secara persuasif mengenai pentingnya ketahanan keluarga sejak dini melalui berbagai aktivitas positif.

Pertemuan ini ditutup dengan kesepakatan untuk kembali memperkuat dukungan acara lewat tim kecil yang akan menyusun timeline kerja lebih detail. Dengan semangat kolaborasi antara “Sang Penjaga Dokumen Nikah” dan “Penggiat Olahraga”, GAS NIKAH Medan 2026 diharapkan mampu menjadi gerakan masif yang membawa keberkahan sekaligus kesehatan bagi warga Kota Medan.

Konsep kegiatan yang juga melibatkan pelbagai pengisi pernikahan seperti para pelaku usaha baju pengantin, catering, venue kegiatan, dan sebagainya, menjadikan konsep ini seperti Wedding Expo, karnaval kebudayaan dan direncanakan akan ada pelaksanaan Nikah On the Street langsung dalam kegiatan acara yang dijadwalkan akhir April nantinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *