Medan (Humas) – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan Serikat Tolong Menolong (STM) di lingkungan madrasah, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala MIN 1 Kota Medan, Ali Sanusi Rambe, M.Pd., mendorong dilaksanakannya rapat kerja bersama seluruh anggota STM, Selasa (7/4)).
Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman seluruh anggota terkait hak dan kewajiban masing-masing, sekaligus mempererat silaturahmi di antara keluarga besar MIN 1 Kota Medan. Dalam arahannya, Ali Sanusi Rambe menegaskan bahwa keberadaan STM memiliki peran penting dalam membangun solidaritas dan kebersamaan antaranggota.
“STM ini dibentuk bukan hanya sebagai wadah sosial, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi dan menciptakan keharmonisan di lingkungan madrasah. Oleh karena itu, seluruh anggota diharapkan memahami peran dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya.
Rapat kerja yang dimulai sekitar pukul 12.00 WIB tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh kekeluargaan. Ketua STM MIN 1 Kota Medan, Awaludin, S.Th.I., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran seluruh anggota serta mengapresiasi partisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.

Ia juga membuka ruang seluas-luasnya bagi seluruh anggota untuk memberikan masukan dan saran yang konstruktif demi kemajuan STM ke depan. “Kami berharap setiap anggota dapat memberikan kontribusi pemikiran yang membangun. Jika dalam pelaksanaan nantinya terdapat hal-hal yang belum sesuai, mari kita perbaiki bersama demi kebaikan kita semua,” ungkapnya.
Dalam rapat tersebut, sejumlah hal strategis menjadi pembahasan utama, di antaranya penyusunan dan pemahaman Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), serta penegasan hak dan kewajiban seluruh anggota. Penekanan diberikan pada prinsip kesetaraan, di mana setiap anggota memiliki hak yang sama tanpa membedakan masa pengabdian di madrasah.
Para peserta juga menyadari pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai kondisi yang mungkin terjadi, sehingga keberadaan STM diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota.
Kegiatan ditutup dengan sesi jajak pendapat terkait berbagai isu yang berkembang, termasuk perhatian terhadap hak-hak guru yang akan memasuki masa purnabakti serta kebutuhan lain yang memerlukan perhatian bersama. Diskusi berlangsung dinamis, mencerminkan kepedulian seluruh anggota terhadap kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Melalui rapat kerja ini, diharapkan STM MIN 1 Kota Medan semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam menciptakan lingkungan madrasah yang harmonis, peduli, dan penuh kebersamaan.

