Medan (Humas) Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, memberikan bimbingan pranikah kepada calon pengantin Muhammad Dzahrohji Mustar dan Lili Rahmita di Kantor KUA Medan Sunggal, Jalan Seroja No. 1 Medan, pada Selasa (21/04/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk membekali pasangan calon pengantin dengan pemahaman keagamaan sebagai fondasi dalam membina rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah.
Dalam penyampaiannya, Paidi menekankan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah (hablum minallah) dan hubungan dengan sesama manusia (hablum minannas). Materi yang disampaikan merujuk pada firman Allah dalam Surah Ali Imran ayat 112, yang mengingatkan pentingnya keseimbangan antara hubungan vertikal kepada Sang Pencipta dan hubungan horizontal dengan sesama.
Paidi menjelaskan bahwa hablum minallah dapat diwujudkan melalui ibadah seperti melaksanakan salat, membaca Al-Qur’an, berpuasa, serta menjaga ketaatan kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengingatkan bahwa kehidupan rumah tangga yang harmonis tidak lepas dari kedekatan spiritual kepada Allah sebagai sumber ketenangan.
“Dalam membina rumah tangga, kita harus menjaga keseimbangan antara hubungan dengan Allah dan hubungan dengan sesama manusia agar tercipta kehidupan yang harmonis dan penuh keberkahan,” ujar Paidi.
Selain itu, calon pengantin juga diingatkan untuk menjaga hablum minannas, yaitu hubungan baik dengan orang lain. Hal ini meliputi sikap hormat kepada orang tua dan mertua, menjalin hubungan baik dengan jiran atau tetangga, serta aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan seperti bergabung dalam Serikat Tolong Menolong (STM).
Menurut Paidi, kehidupan sosial yang baik akan mendukung keharmonisan rumah tangga.
Calon pengantin Muhammad Dzahrohji Mustar mengungkapkan rasa senangnya setelah mengikuti bimbingan tersebut. Ia merasa mendapatkan tambahan ilmu dan wawasan yang sangat bermanfaat sebagai bekal dalam membina rumah tangga ke depan bersama pasangannya.
Bimbingan pranikah yang diberikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal menjadi langkah penting dalam mempersiapkan calon pengantin menghadapi kehidupan rumah tangga. Dengan memahami dan mengamalkan hablum minallah dan hablum minannas, diharapkan pasangan mampu membangun keluarga yang kokoh, harmonis, serta berlandaskan nilai-nilai keislaman.(Paidi).

