Parade Pengantin Warnai Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS) di CFD Medan

Medan (Humas) — Suasana Car Free Day (CFD) di Lapangan Merdeka Medan, Minggu (3/5/2026), semakin semarak dengan adanya parade nikah yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Wedding Expo Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS).

Parade ini menampilkan pasangan pengantin, yakni Hari Pradana & Annisa Putri Dewi Panggabean serta Khairuddin & Melisa Putri, yang baru saja melangsungkan prosesi akad nikah “on the street”. Kedua pasangan tersebut diarak mengelilingi kawasan CFD menggunakan becak dan bajaj yang telah dihias khusus, sehingga menarik perhatian masyarakat.

Kehadiran iring-iringan pengantin tersebut langsung menyita perhatian warga yang memadati area CFD. Banyak di antara mereka yang berhenti sejenak untuk menyaksikan, bahkan mengabadikan momen tersebut dengan ponsel.

Tidak hanya itu, parade juga diikuti oleh komunitas sepeda ontel Medan yang turut memeriahkan suasana. Dengan nuansa klasik dan kebersamaan, rombongan ini menambah daya tarik sekaligus menghadirkan suasana unik di tengah kegiatan CFD.

Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Sadar Pencatatan Nikah (GAS) yang diinisiasi oleh Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Kota Medan sebagai upaya mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pencatatan pernikahan secara resmi.

Salah satu pasangan pengantin, Hari Pradana dan Annisa Putri Dewi Panggabean, mengaku bahagia dapat melangsungkan pernikahan di tengah kegiatan CFD yang disaksikan langsung oleh masyarakat.Mereka menilai pengalaman tersebut menjadi momen yang tidak terlupakan sekaligus memberi makna lebih dalam bagi pernikahan mereka. “Kami sangat bahagia bisa menikah di sini. Selain menjadi momen sakral, suasananya juga berbeda karena disaksikan banyak orang. Semoga pernikahan kami membawa keberkahan dan menjadi keluarga yang sakinah,” ujar keduanya.

Hal senada juga disampaikan pasangan Khairuddin dan Melisa Putri yang merasa bangga dapat menjadi bagian dari kegiatan GAS. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan agar semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya pencatatan pernikahan. “Kami merasa bangga bisa ikut dalam kegiatan ini. Semoga ke depan semakin banyak pasangan yang menikah secara resmi dan mendapatkan perlindungan hukum,” ungkap mereka.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar, menyampaikan apresiasi atas inovasi kegiatan tersebut yang dinilai mampu menjangkau masyarakat luas. Ia menilai parade nikah menjadi salah satu strategi efektif dalam menyampaikan pesan edukatif di ruang publik.

“Kegiatan ini menjadi bentuk pendekatan kreatif kepada masyarakat. Dengan kemasan yang menarik seperti parade nikah, pesan tentang pentingnya pencatatan pernikahan dapat tersampaikan dengan lebih luas dan mudah dipahami,” ujarnya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi edukasi publik yang inovatif dan menyentuh langsung masyarakat. Dengan adanya parade nikah ini, GAS di CFD Medan tidak hanya menghadirkan prosesi sakral, tetapi juga pengalaman edukatif dan kultural yang berkesan bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *