Medan (Humas) — Plt. Penyelenggara Buddha Kota Medan, Darsono bersama Penyuluh Agama Buddha Kota Medan, Ari Suryana mengikuti kegiatan Karya Bhakti di Taman Makam Pahlawan Bukit Barisan, Kota Medan, Minggu (3/5/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Vesākha Sānanda 2570 Buddhist Era, sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Nomor 106 Tahun 2026 tentang Vesākha Sānanda 2570 B.E., yang mendorong pelaksanaan kegiatan sosial sebagai bentuk internalisasi nilai-nilai Dhamma dalam kehidupan bermasyarakat.
Pelaksanaan kegiatan ini juga diperkuat dengan Surat Pemberitahuan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara Nomor B-721/Kw.02/10/BA.01.1/04/2026 tanggal 20 April 2026, yang menginstruksikan partisipasi aktif seluruh unsur umat Buddha dalam kegiatan karya bhakti.
Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB dengan melibatkan berbagai unsur umat Buddha, organisasi keagamaan, serta lembaga pendidikan keagamaan Buddha di Kota Medan dan sekitarnya. Para peserta melaksanakan kegiatan gotong royong berupa pembersihan area makam, penataan lingkungan, serta tabur bunga sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pembimas Buddha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, Penyelenggara Buddha Kabupaten Deli Serdang, serta Penyelenggara Buddha Kota Pematangsiantar, yang bersama-sama menunjukkan dukungan terhadap kegiatan sosial keagamaan dalam rangka menyambut Hari Raya Waisak.
Plt. Penyelenggara Buddha Kota Medan, Darsono menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga sebagai sarana menumbuhkan nilai-nilai kebajikan dalam kehidupan beragama.
“Karya bhakti ini merupakan wujud nyata pengamalan ajaran Buddha, khususnya dalam menumbuhkan rasa hormat, kepedulian, dan semangat kebersamaan. Ini juga menjadi momentum memperkuat karakter umat dalam menyambut Hari Raya Waisak,” ujarnya.
Penyuluh Agama Buddha Kota Medan juga turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai wujud implementasi nilai-nilai Dhamma melalui tindakan nyata di tengah masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan gotong royong, serta diharapkan dapat mempererat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan umat Buddha dalam mendukung terciptanya kehidupan yang harmonis dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, semangat Vesākha Sānanda diharapkan dapat terus tumbuh dalam kehidupan umat Buddha, tidak hanya dalam bentuk ritual keagamaan, tetapi juga melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

