Medan (Humas) — Penata Layanan Operasional (PLO) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama Kota Medan menggelar Lomba Paduan Suara dalam rangka Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Medan Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Gereja HKBP Ressort Tanjung Sari Medan, Minggu (3/5/2026), dan diikuti oleh berbagai kelompok paduan suara dari gereja-gereja se-Kota Medan.
Pelaksanaan lomba ini menjadi bagian dari upaya pembinaan seni dan rohani umat Kristiani, sekaligus sebagai wadah untuk menumbuhkan semangat pelayanan melalui puji-pujian. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak, diwarnai penampilan peserta yang membawakan lagu-lagu rohani dengan harmonisasi indah serta penghayatan yang mendalam.
Suasana sukacita dan kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan. Setiap kelompok paduan suara tampil dengan penuh percaya diri, menunjukkan kualitas vokal, kekompakan, serta kemampuan interpretasi lagu yang semakin berkembang. Dukungan jemaat dan penonton yang hadir turut memberikan semangat bagi para peserta.
Penata Layanan Operasional Bimas Kristen Kemenag Kota Medan selaku Ketua Panitia, Roy, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan iman dan pengembangan bakat seni gerejawi.
“Pesparawi ini menjadi wadah bagi umat untuk mengekspresikan iman melalui pujian. Selain itu, kegiatan ini juga mempererat kebersamaan antar gereja serta memperkuat nilai-nilai spiritual dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kegiatan ini diharapkan lahir paduan suara yang tidak hanya unggul secara teknik, tetapi juga mampu menyampaikan pesan rohani yang menyentuh hati.
“Kami berharap peserta tidak hanya mengejar juara, tetapi mampu menghadirkan pelayanan melalui pujian yang tulus. Karena pada dasarnya, Pesparawi adalah bagian dari kesaksian iman,” tambahnya.
Lebih lanjut, Roy juga menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari proses pembinaan berkelanjutan yang nantinya akan mengarah pada seleksi peserta terbaik untuk mewakili Kota Medan di tingkat provinsi.
“Kegiatan ini juga menjadi tahapan penting dalam mempersiapkan kontingen Kota Medan. Kami optimis dari ajang ini akan lahir tim-tim terbaik yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” ungkapnya.
Selain sebagai ajang kompetisi, Pesparawi juga menjadi momentum mempererat persaudaraan serta membangun harmoni di tengah keberagaman masyarakat Kota Medan. Interaksi antar peserta dari berbagai gereja menunjukkan semangat persatuan yang kuat dalam bingkai iman.
Kementerian Agama Kota Medan melalui Bimas Kristen terus berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan yang bersifat pembinaan dan penguatan karakter umat. Pendekatan melalui seni dinilai efektif dalam menyampaikan nilai-nilai keimanan sekaligus mempererat hubungan sosial di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kualitas pelayanan gerejawi semakin meningkat serta seni paduan suara dapat terus berkembang sebagai media penguatan iman, persatuan, dan toleransi umat Kristiani di Kota Medan.

