Medan (Humas). Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Labuhan, Drs. H. Zulparman, MA, menghadiri kegiatan pemberangkatan jamaah calon haji tahun 1447 H / 2026 M yang tergabung dalam Kloter 13 dari Kelompok Bimbingan Manasik Haji dan Umroh (KBIHU) Al Madinah Medan. Sebanyak 20 jamaah dilepas secara resmi di Masjid Raya Al Husein, Jalan Jala Raya Blok IX Griya Martubung, Selasa (05/05/2026).
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru, serta turut dihadiri oleh Camat Medan Labuhan Elias Padang, S.T., M.Si, Kapolsek Medan Labuhan dan Koramil 10/MM, tokoh masyarakat, serta tokoh agama se-Kecamatan Medan Labuhan. Kehadiran berbagai unsur ini mencerminkan sinergi dan dukungan bersama dalam mengiringi langkah para tamu Allah yang berasal dari Kecamatan Medan Labuhan menuju Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KUA Medan Labuhan memimpin langsung sesi doa pemberangkatan. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, Drs. H. Zulparman, MA mengajak seluruh hadirin untuk berserah diri kepada Sang Pencipta, memohon perlindungan dan kelancaran bagi para jamaah selama menjalankan ibadah haji.
Dalam petikan doanya, beliau menyampaikan bahwa keberangkatan para jamaah bukan semata karena kekuatan fisik atau kemampuan pribadi, melainkan murni karena panggilan kasih sayang Allah SWT. Ia memohon agar Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat-Nya kepada para jamaah sejak langkah pertama meninggalkan tanah air hingga kembali dengan selamat.
Untaian doa tersebut menyentuh hati para jamaah yang hadir. Suasana haru pun tak terelakkan, terlihat dari wajah-wajah penuh harap dan doa dari keluarga yang turut mengantar.
Lebih lanjut, doa yang dipanjatkan juga menitikberatkan pada permohonan kekuatan fisik dan kesehatan bagi para jamaah. Diharapkan setiap tetesan keringat dan rasa lelah selama menjalani rangkaian ibadah haji dapat menjadi penggugur dosa. Harapan besar pun disematkan agar seluruh jamaah, khususnya dari KBIHU Al Madinah Medan asal Kecamatan Medan Labuhan, diberikan kemudahan dalam setiap tahapan ibadah serta kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Kegiatan pemberangkatan ini menjadi momentum spiritual yang tidak hanya menguatkan para jamaah, tetapi juga mempererat kebersamaan dan kepedulian masyarakat dalam mendukung pelaksanaan rukun Islam kelima tersebut.

