MAPN 4 Medan adakan Resepsi Tasyakuran Angkatan XIV : Mengukir Kenangan, Menyongsong Perjuangan Masa Depan

Medan (Humas)- MAPN 4 Medan laksanakan Resepsi Tasyakuran Kelas XII Angkatan XIV Tahun Ajaran 2025/2026 pada Rabu (13/5). Mengusung tema “Masa lalu jadi kenangan, masa depan jadi perjuangan,” kegiatan ini menjadi simbol pelepasan sekaligus penghormatan kepada seluruh siswa-siswi yang telah menyelesaikan perjalanan pendidikan mereka di madrasah tersebut.

Acara berlangsung dengan penuh kekeluargaan dan dihadiri oleh jajaran pimpinan madrasah, orang tua siswa, tokoh Kementerian Agama, dewan guru, serta seluruh peserta didik kelas XII. Suasana dipenuhi rasa bangga, haru, dan syukur atas capaian para siswa yang telah menempuh proses pendidikan dengan penuh perjuangan dan dedikasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara Syahrial Fadly, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan dengan merdu oleh Muhammad Nadhif. Kekhidmatan semakin terasa saat seluruh hadirin berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Hymne Madrasah sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan almamater.

Doa bersama kemudian dipimpin oleh Kepala KUA Medan Labuhan, H. Zulfarman, yang memohon keberkahan dan kesuksesan bagi seluruh lulusan agar mampu menjadi generasi yang unggul, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Acara tasyakuran ini juga diisi dengan berbagai sambutan penuh motivasi dan inspirasi. Perwakilan siswa kelas XII, Fauzan Zadidan Sungkar, menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh guru yang telah membimbing mereka selama menempuh pendidikan di MAPN 4 Medan. Ia mengungkapkan bahwa seluruh kenangan selama berada di madrasah akan menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup mereka.

Sementara itu, perwakilan orang tua siswa, Bapak Ismail Fahmi, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada pihak madrasah atas dedikasi dalam mendidik dan membina para siswa hingga berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik.

Kepala MAPN 4 Medan, Dr. Syarifuddin, S.Pd.I, M.A, yang dalam sambutannya menyampaikan pesan mendalam kepada seluruh lulusan. Beliau menegaskan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari perjuangan yang lebih besar di tengah kehidupan bermasyarakat, perjalanan kalian masing panjang, perguruan tinggi bukan tempat akhir dalam menuntut ilmu pengetahuan dan teruslah ukir prestasi yang lebih baik lagi dalam menyongsong masa depan yang gemilang, semoga kalian kelak berguna bagi nusa dan bangsanya.

“Kalian datang ke sini dengan harapan, dan hari ini kalian melangkah keluar dengan tanggung jawab besar. Ingatlah bahwa masa lalu di madrasah ini adalah pondasi kenangan yang kuat, namun perjuangan sesungguhnya ada di depan mata. Jangan pernah berhenti belajar, jagalah integritas dan nama baik almamatermu, serta jadilah individu yang bermanfaat di manapun kalian berpijak,” pesan Syarifuddin

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Kemenag Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A, yang memberikan motivasi kepada para lulusan agar terus melanjutkan pendidikan dan menjaga nilai-nilai keislaman di tengah perkembangan zaman.

Puncak sambutan datang dari Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M, yang menekankan pentingnya kontribusi lulusan madrasah dalam pembangunan bangsa dan daerah. Beliau berharap alumni MAPN 4 Medan mampu menjadi generasi yang cerdas, religius, dan berdaya saing tinggi.

Salah satu momen paling membanggakan dalam acara tersebut adalah penyematan tropi dan selempang penghargaan kepada Hafidz sebagai siswa dengan capaian hafalan Al-Qur’an tertinggi. Prestasi tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan madrasah dalam membentuk generasi yang unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam bidang keagamaan.

Kemegahan acara semakin terasa melalui penampilan Ekstrakurikuler Tari yang membawakan Tari Kreasi Karo, berjudul “Begu Ganjang”. Penampilan tersebut berhasil memukau seluruh tamu undangan dan menjadi simbol pelestarian budaya lokal di lingkungan madrasah.

Sebagai penutup, seluruh siswa kelas XII mengikuti prosesi penyematan medali tasyakuran sebagai simbol kelulusan dan penghargaan atas perjuangan mereka selama menempuh pendidikan. Suasana haru pun pecah saat sesi salam-salaman antara siswa, guru, dan orang tua berlangsung penuh kehangatan dan air mata kebahagiaan.

Dengan berakhirnya prosesi tersebut, MAPN 4 Medan secara resmi melepas Angkatan XIV untuk melanjutkan langkah menuju masa depan. Kenangan selama di bangku madrasah akan selalu menjadi bagian berharga, sementara perjuangan baru kini telah menanti di hadapan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *