Medan (Humas) Dalam upaya memberikan penguatan mental dan spiritual kepada para pasien, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal, Paidi, S.Ag melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) di RSU Sundari Medan pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan tersebut dilakukan dengan mendatangi pasien dari kamar ke kamar untuk memberikan semangat serta dukungan rohani agar para pasien tetap optimis menjalani proses pengobatan.
Dalam penyampaiannya, Paidi mengajak para pasien agar senantiasa bersabar, memperbanyak doa, dan menjaga semangat hidup meskipun sedang diuji dengan sakit. Menurutnya, kesehatan merupakan nikmat terbesar yang sering kali baru dirasakan nilainya ketika seseorang jatuh sakit. Ia juga mengingatkan bahwa harta dan kemewahan tidak akan berarti apabila tubuh tidak sehat dan harus terbaring di rumah sakit.
Suasana haru dan penuh kekeluargaan tampak ketika penyuluh memberikan tausiyah singkat kepada pasien dan keluarga yang mendampingi. Selain memberikan motivasi, Paidi juga mengajak pasien untuk terus mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menjadikan sakit sebagai sarana introspeksi diri dan peningkatan keimanan.
“Tidak ada manfaatnya harta, mobil mewah, dan rumah besar apabila kesehatan tidak dijaga. Karena ketika sakit datang, yang paling berharga adalah sehat dan ketenangan hati,” ujar Paidi.
Kehadiran penyuluh agama tersebut disambut baik oleh pasien karena mampu menghadirkan ketenangan batin di tengah masa perawatan. Kegiatan bimbingan dan penyuluhan berlangsung dengan penuh kehangatan. Di akhir kegiatan, Paidi, memimpin doa bersama agar seluruh pasien diberikan kesembuhan, kesehatan, dan kekuatan dalam menjalani ujian hidup. Doa yang dipanjatkan juga ditujukan kepada keluarga pasien agar senantiasa diberi kesabaran dan ketabahan dalam mendampingi proses pengobatan.
Melalui kegiatan Bimluh ini, KUA Medan Sunggal terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan keagamaan yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk kepada pasien yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat memberikan motivasi, ketenangan hati, serta menumbuhkan harapan baru bagi para pasien untuk segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala.
Kegiatan bimbingan dan penyuluhan yang dilaksanakan Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal di RSU Sundari Medan menjadi bentuk kepedulian nyata dalam memberikan dukungan spiritual kepada pasien. Melalui motivasi, tausiyah, dan doa bersama, para pasien diharapkan semakin kuat, optimis, serta memiliki semangat untuk sembuh dan kembali sehat.(Paidi).

