Medan (Humas) — Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kota Medan, Yose Rizal, memberikan apresiasi dan penguatan kepada para siswa penghafal Al-Qur’an dalam kegiatan Walimatul Hizaq Madrasah Aliyah Muallimin UNIVA Medan Angkatan XX Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Madani Hotel Medan, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur dan penghargaan kepada para peserta didik yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an sebanyak 3 hingga 15 juz. Mengusung tema “Generasi Rabbani: Evokasi Al-Qur’an pada Lisan, Hati, Ilmu, serta Akhlak”, acara berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri para guru, orang tua, serta tamu undangan.
Pada tahun ini, sebanyak 197 siswa kelas XII MAS Muallimin UNIVA Medan mengikuti kegiatan Walimatul Hizaq. Momentum tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat pembentukan karakter generasi muda yang religius dan berakhlakul karimah.

Dalam sambutannya, Yose Rizal menyampaikan bahwa capaian para siswa dalam menghafal Al-Qur’an merupakan prestasi yang sangat membanggakan dan patut diapresiasi. Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kecerdasan akademik, tetapi juga mencerminkan ketekunan, kedisiplinan, serta kekuatan spiritual para peserta didik.
“Menjadi penghafal Al-Qur’an bukan perkara mudah. Dibutuhkan kesungguhan, kedisiplinan, dan keteguhan hati dalam menjaga hafalan. Karena itu, capaian para siswa hari ini merupakan kebanggaan besar bagi madrasah, orang tua, dan juga Kementerian Agama,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pendidikan madrasah harus mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kuat dalam nilai-nilai keimanan dan akhlak.
“Madrasah memiliki tanggung jawab besar dalam mencetak generasi Qurani yang mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Hafalan Al-Qur’an harus menjadi cahaya dalam perilaku, sikap, dan cara hidup para siswa,” tambahnya.
Yose Rizal turut mengapresiasi peran para guru pembina tahfiz dan orang tua yang telah memberikan dukungan penuh kepada para siswa selama proses menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, keberhasilan para hafiz dan hafizah tidak terlepas dari sinergi pendidikan antara keluarga dan lingkungan madrasah.
“Kami berharap semangat mencintai dan menghafal Al-Qur’an terus tumbuh di kalangan generasi muda sebagai pondasi dalam membangun masa depan yang berilmu, beriman, dan berakhlakul karimah,” tuturnya.
Acara Walimatul Hizaq tersebut turut diisi dengan prosesi penghormatan kepada para penghafal Al-Qur’an, penampilan siswa, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta doa bersama yang menambah suasana haru dan penuh makna dalam kegiatan tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya menjadi penghafal Al-Qur’an, tetapi juga mampu menjadi generasi Rabbani yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dalam membangun masyarakat yang religius, cerdas, dan berakhlak mulia.

