Medan – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Nurlely dan Komala Dewi melaksanakan audiensi dengan pihak SMP Negeri 19 Medan dalam rangka menjalin koordinasi pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada hari Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan audiensi tersebut bertujuan untuk memperkuat sinergi antara KUA dan pihak sekolah dalam memberikan pembinaan keagamaan serta penguatan karakter bagi peserta didik.
Audiensi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan diterima langsung oleh pihak sekolah. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai rencana kegiatan BRUS yang akan dilaksanakan, meliputi pembinaan akhlak, penguatan nilai-nilai keagamaan, edukasi pergaulan sehat, serta pembentukan karakter remaja yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Nurlely menyampaikan bahwa program BRUS merupakan salah satu upaya pembinaan yang dilakukan Kementerian Agama untuk mendampingi generasi muda agar memiliki pemahaman agama yang baik serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman dengan bijak.
“Melalui program BRUS, kami ingin hadir memberikan pembinaan kepada para pelajar agar memiliki pondasi keagamaan yang kuat, akhlak yang baik, serta mampu menjadi generasi yang berprestasi dan berkarakter,” ujar Nurlely dalam audiensi tersebut.
Sementara itu, Komala Dewi menjelaskan bahwa kerja sama dengan lingkungan pendidikan sangat penting untuk mendukung pembinaan remaja. Menurutnya, sekolah menjadi salah satu tempat strategis dalam menanamkan nilai moral dan spiritual kepada peserta didik sejak dini.
“Kami berharap pelaksanaan BRUS di SMP Negeri 19 Medan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi siswa. Sinergi antara sekolah dan penyuluh agama menjadi langkah penting dalam membentuk generasi yang religius dan berakhlakul karimah,” ungkap Komala Dewi.
Pihak SMP Negeri 19 Medan menyambut baik rencana pelaksanaan program tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mendukung kegiatan BRUS di lingkungan sekolah. Audiensi ditutup dengan diskusi teknis mengenai waktu pelaksanaan, materi pembinaan, serta harapan agar kegiatan ini dapat menjadi sarana pembentukan karakter dan penguatan spiritual bagi para siswa.

