Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah Laksanakan Audiensi Program BRUS di SMK Farmasi Pharmaca Medan

Medan – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Petisah, Nurlely dan Komala Dewi melaksanakan audiensi ke SMK Farmasi Pharmaca Medan dalam rangka persiapan pelaksanaan program Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) pada hari Kamis, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal membangun koordinasi dan kerja sama antara KUA Kecamatan Medan Petisah dengan pihak sekolah dalam pembinaan keagamaan dan penguatan karakter peserta didik.

Audiensi berlangsung dengan suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Dalam pertemuan tersebut dibahas berbagai agenda pelaksanaan BRUS yang akan difokuskan pada pembinaan akhlak, penguatan nilai-nilai moderasi beragama, pembentukan karakter positif, serta peningkatan pemahaman keagamaan di kalangan pelajar.

Nurlely menyampaikan bahwa remaja usia sekolah merupakan generasi yang perlu mendapatkan pendampingan dan pembinaan secara berkelanjutan agar mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan moral.

“Program BRUS hadir sebagai bentuk perhatian terhadap pembinaan generasi muda. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana bagi siswa untuk memperkuat pemahaman agama, menjaga akhlak, dan membangun karakter yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Nurlely.

Sementara itu, Komala Dewi menjelaskan bahwa sinergi antara penyuluh agama dan lembaga pendidikan menjadi langkah penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan mental dan spiritual peserta didik.

“Kolaborasi dengan sekolah sangat penting karena pembinaan remaja membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Melalui BRUS, kami berharap siswa SMK Farmasi Pharmaca Medan dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, religius, dan bertanggung jawab,” ungkap Komala Dewi.

Pihak SMK Farmasi Pharmaca Medan menyambut baik rencana pelaksanaan BRUS dan menyatakan kesiapan untuk mendukung program tersebut. Audiensi ditutup dengan pembahasan teknis terkait jadwal pelaksanaan, materi yang akan disampaikan, serta harapan agar kegiatan ini mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan karakter dan spiritual para siswa di lingkungan sekolah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *