Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Bahas Keistimewaan Bulan Haram di MT Nurul Ihsan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan agama di Majelis Taklim (MT) Nurul Ihsan yang beralamat di Jalan Kelambir Lima Gang Muhollah, Jumat (29/5/2026).Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut dihadiri oleh seluruh anggota pengajian ibu-ibu MT Nurul Ihsan dan masyarakat sekitar.

Dalam penyampaiannya, Paidi menjelaskan tentang keistimewaan bulan-bulan haram dalam Islam. Ia menerangkan :
“Bulan haram bukan berarti bulan yang dilarang, tetapi bulan yang suci dan dimuliakan oleh Allah SWT. Karena itu, umat Islam hendaknya memperbanyak amal saleh dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan pada bulan-bulan tersebut,” ujar Paidi

Melainkan bulan yang disucikan dan dimuliakan oleh Allah SWT. Keempat bulan haram tersebut adalah Zulkaidah, Zulhijjah, Muharram, dan Rajab sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadis Nabi Muhammad SAW.

Paidi mengajak jamaah untuk memahami bahwa bulan-bulan haram memiliki kedudukan istimewa karena Allah memberikan perhatian khusus terhadap amal perbuatan manusia pada bulan tersebut. Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan untuk lebih menjaga diri dari berbagai perbuatan yang dapat mengurangi nilai ibadah dan menodai kesucian bulan-bulan yang dimuliakan tersebut.

Selain itu, ia menjelaskan bahwa salah satu keutamaan bulan haram adalah dilipatgandakannya pahala amal kebaikan yang dilakukan oleh seorang muslim. Sebaliknya, perbuatan dosa yang dilakukan pada bulan-bulan tersebut juga memiliki konsekuensi yang lebih berat sehingga diperlukan kehati-hatian dan peningkatan ketakwaan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Paidi juga mengingatkan jamaah agar memanfaatkan momentum bulan haram dengan memperbanyak amalan saleh. Beberapa amalan yang dianjurkan antara lain memperbanyak puasa sunnah, meningkatkan sedekah, memperbanyak istighfar, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak taubat kepada Allah SWT sebagai bentuk penghambaan dan rasa syukur atas nikmat yang diberikan.

Melalui bimbingan dan penyuluhan di MT Nurul Ihsan, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal mengajak jamaah untuk memahami dan mengamalkan nilai-nilai keutamaan bulan haram. Dengan memperbanyak ibadah, sedekah, puasa, dan taubat, diharapkan umat Islam dapat meraih keberkahan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT pada bulan-bulan yang dimuliakan tersebut.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *