PAI Kemenag Medan Sampaikan Bimbingan Keagamaan di Rumah Duka, Ajak Masyarakat Perkuat Kesadaran Akan Kehidupan Akhirat

Medan (Humas) — Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat tidak hanya dilakukan melalui majelis taklim dan forum keagamaan, tetapi juga pada momen-momen sosial yang membutuhkan penguatan nilai-nilai spiritual. Pada Selasa (9/6/2026), Penyuluh Agama Islam (PAI) Kementerian Agama Kota Medan, Husein Ali, melaksanakan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di rumah duka almarhum Muhammad Mehra bin Berkat Ali yang berlokasi di Gang Manggis C, T 600 Marelan.

Dalam kesempatan tersebut, Husein Ali menyampaikan tausiah kepada keluarga dan masyarakat yang hadir untuk melayat. Ia mengajak jamaah menjadikan peristiwa kematian sebagai pengingat akan pentingnya mempersiapkan bekal amal saleh serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Menurutnya, kematian merupakan kepastian yang akan dialami setiap manusia sehingga setiap muslim perlu senantiasa memperbaiki kualitas ibadah dan akhlaknya selama masih diberikan kesempatan hidup.

“Kematian adalah nasihat yang paling nyata bagi manusia. Kehadiran kita di rumah duka ini hendaknya tidak hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga menjadi momentum untuk merenungkan sejauh mana persiapan kita menghadapi kehidupan setelah dunia,” ujar Husein Ali.

Ia juga mengingatkan pentingnya kesabaran dan keteguhan hati bagi keluarga yang ditinggalkan, seraya terus mendoakan almarhum agar mendapatkan ampunan dan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Bagi keluarga yang ditinggalkan, musibah ini hendaknya dihadapi dengan sabar dan ikhlas. Sementara bagi kita yang masih diberi umur, mari memperbanyak amal kebaikan, menjaga hubungan dengan sesama, dan mempersiapkan diri untuk kembali kepada Allah SWT,” tambahnya.

Lewat kegiatan bimbingan dan penyuluhan tersebut, masyarakat diajak untuk mengambil hikmah dari setiap peristiwa kehidupan serta memperkuat keimanan dan kepedulian sosial. Kehadiran penyuluh agama di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan penguatan spiritual yang menenangkan sekaligus mendorong tumbuhnya kesadaran untuk menjalani kehidupan sesuai tuntunan agama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *