Kemenag Medan Hadirkan Rohaniwan Lintas Agama dalam Sumpah Profesi Apoteker UNPRI

Medan (Humas) — Kementerian Agama Kota Medan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembinaan moral, etika, dan profesionalisme generasi muda melalui kehadiran rohaniwan lintas agama pada prosesi Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Apoteker Mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Prima Indonesia (UNPRI). Kegiatan tersebut berlangsung di Mini Hall Lantai 10 Kampus Utama UNPRI, Jalan Sampul No. 3 Medan, Rabu (10/6/2026).

Kehadiran para rohaniwan merupakan tindak lanjut atas undangan Fakultas Ilmu Kesehatan UNPRI kepada Kementerian Agama Kota Medan untuk memandu prosesi pengambilan sumpah sesuai agama masing-masing peserta. Momentum ini menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai spiritual, integritas, dan tanggung jawab profesi kepada para calon apoteker sebelum terjun memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Adapun rohaniwan yang hadir terdiri dari Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Medan H. Ahmad Kamil Harahap, MA di wakili Kepala KUA Kecamatan Medan Polonia, Syahpuddin untuk memandu peserta beragama Islam. Sementara itu, peserta beragama Kristen dipandu oleh Maruli Tua Hasugian, dan peserta beragama Hindu dipandu oleh Karma Perangin-angin.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung dengan penuh khidmat. Para peserta mengikuti setiap tahapan acara dengan sungguh-sungguh sebagai bentuk komitmen untuk menjaga kehormatan profesi, menjunjung tinggi kode etik, serta mengabdikan ilmu yang dimiliki demi kepentingan masyarakat.

Mewakili Kementerian Agama Kota Medan, Maruli Tua Hasugian menyampaikan bahwa sumpah profesi merupakan ikrar suci yang mengandung tanggung jawab besar, baik kepada institusi, masyarakat, maupun kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Pengambilan sumpah profesi bukan sekadar rangkaian seremonial akademik. Sumpah yang diucapkan hari ini adalah janji moral yang harus dijaga dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Seorang apoteker tidak hanya dituntut memiliki kompetensi dan kemampuan profesional, tetapi juga harus menjunjung tinggi kejujuran, integritas, dan nilai-nilai kemanusiaan dalam setiap pelayanan yang diberikan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa dunia kesehatan merupakan bidang pengabdian yang sangat dekat dengan kebutuhan masyarakat sehingga para tenaga kesehatan harus memiliki landasan moral yang kuat dalam menjalankan tugasnya.

“Ilmu yang tinggi harus dibarengi dengan akhlak yang baik. Ketika kompetensi profesional dipadukan dengan nilai-nilai spiritual dan etika, maka akan lahir tenaga kesehatan yang tidak hanya cerdas, tetapi juga amanah dan mampu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tambahnya.

Menurut Maruli Tua, keterlibatan rohaniwan lintas agama dalam prosesi pengambilan sumpah juga mencerminkan semangat kerukunan dan toleransi yang terus dijaga di Kota Medan.

“Keberagaman merupakan kekuatan bangsa. Kehadiran rohaniwan dari berbagai agama dalam satu kegiatan menunjukkan bahwa nilai persatuan, toleransi, dan saling menghormati terus tumbuh dalam dunia pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat,” katanya.

Pihak Fakultas Ilmu Kesehatan UNPRI menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama Kota Medan atas dukungan dan partisipasi para rohaniwan dalam prosesi tersebut. Kehadiran rohaniwan lintas agama dinilai memberikan penguatan moral sekaligus memperkokoh nilai-nilai moderasi beragama dalam lingkungan akademik yang majemuk.

Selain menjadi momentum akademik, pelantikan dan pengambilan sumpah profesi ini juga menjadi pengingat bagi para lulusan bahwa profesi apoteker merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan rasa tanggung jawab terhadap keselamatan serta kesehatan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para apoteker yang baru dilantik mampu mengemban profesinya secara profesional, menjunjung tinggi etika dan kode etik profesi, serta menjadi tenaga kesehatan yang berintegritas, humanis, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *