Recharge KKG Perdana Tahun Ajaran 2026/2027, Penyelenggara Katolik Medan Bangkitkan Semangat Guru Agama

Medan (Humas) – Mengawali Tahun Ajaran 2026/2027 dengan semangat baru, Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Medan melalui Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar, Dra. Sarmin Sihombing, M.Pd., menggelar kegiatan Recharge Kelompok Kerja Guru (KKG) perdana bagi Guru Pendidikan Agama Katolik. Kegiatan yang berlangsung di Central Park Zoo & Resort, Jalan Jamin Ginting Km. 20, Desa Sugau, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (11/07/2026), menjadi momentum untuk membangkitkan kembali semangat pengabdian, memperkuat kebersamaan, serta meningkatkan profesionalisme guru dalam menyongsong tahun ajaran baru.

Kegiatan yang mengusung tema penyegaran semangat dan penguatan kapasitas guru ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang refleksi bagi para pendidik untuk mengisi kembali energi positif dalam menjalankan tugas sebagai pelayan pendidikan. Melalui berbagai sesi yang dikemas secara interaktif, para guru diajak memperkuat komitmen, meningkatkan motivasi, dan membangun kolaborasi dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.

Suasana penuh keakraban dan antusiasme tampak mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Para peserta mengikuti diskusi, berbagi pengalaman (sharing session), refleksi, hingga berbagai aktivitas kebersamaan yang bertujuan mempererat solidaritas sekaligus memperkuat sinergi antarguru Pendidikan Agama Katolik di lingkungan Kementerian Agama Kota Medan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Medan, Dr. Pinta Omastri Pandiangan, M.SP., yang memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar terus meningkatkan kualitas diri sebagai pendidik yang profesional, berkarakter, dan memiliki semangat pelayanan.

Dalam arahannya, Pinta Omastri Pandiangan menegaskan bahwa seorang Guru Pendidikan Agama Katolik memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter dan kehidupan iman peserta didik. Oleh karena itu, guru perlu terus mengembangkan kompetensi, memperkuat integritas, dan menjaga semangat melayani.

“Recharge ini bukan sekadar kegiatan penyegaran, tetapi menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat kembali komitmen sebagai pendidik. Guru Pendidikan Agama Katolik harus terus bertumbuh dalam kompetensi, karakter, dan spiritualitas agar mampu menghadirkan pembelajaran yang bermakna serta menjadi teladan di sekolah, keluarga, Gereja, dan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh guru untuk menjadikan Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai momentum menghadirkan inovasi pembelajaran yang kreatif, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan peserta didik di era yang terus berkembang.

“Mari kita awali tahun ajaran baru ini dengan semangat baru, hati yang penuh sukacita, dan komitmen untuk terus memberikan pelayanan pendidikan terbaik. Ketika guru terus belajar dan berkembang, maka peserta didik juga akan tumbuh menjadi generasi yang beriman, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Dasar Sarmin Sihombing mengatakan bahwa kegiatan Recharge KKG perdana menjadi bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi para guru sekaligus wadah untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan agama.

Menurutnya, guru yang memiliki semangat positif akan mampu menciptakan suasana pembelajaran yang inspiratif serta memberikan pengaruh baik bagi perkembangan karakter peserta didik.

“Recharge ini menjadi momentum bagi kita semua untuk kembali menguatkan semangat pelayanan, mempererat kebersamaan, dan saling mendukung dalam menjalankan tugas sebagai Guru Pendidikan Agama Katolik. Semoga energi positif yang kita bangun hari ini dapat terus menginspirasi dalam menghadirkan pembelajaran yang berkualitas dan membentuk peserta didik yang beriman, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap sesama,” ungkap Sarmin.

Melalui kegiatan Recharge KKG perdana Tahun Ajaran 2026/2027 ini, diharapkan seluruh Guru Pendidikan Agama Katolik di lingkungan Kementerian Agama Kota Medan semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kompetensi, memperkuat dedikasi, serta menghadirkan pelayanan pendidikan agama yang berkualitas. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini diharapkan menjadi energi baru untuk mewujudkan pembelajaran yang semakin inovatif, humanis, dan berdampak bagi pembentukan karakter peserta didik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *