Medan (Humas) – Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara melaksanakan monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Sistem Kredit Semester (SKS) serta penggunaan Buku Teks Utama (BTU) mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab di MAN 3 Medan, Rabu (26/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri oleh H. Syawal Matondang, S.E., M.M., selaku Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Utara, Rahmat Jamil, S.Ag., M.Pd., selaku Analis Kurikulum dan Pembelajaran/Pranata Kelola Pendidikan, serta Jhoni Syahputra, S.Pd., staf/pelaksana di lingkungan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Utara. Dalam kegiatan monitoring tersebut, tim didampingi oleh Fery Ferdian Saputra, S.Pd., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum MAN 3 Medan.
Kedatangan tim bertujuan untuk memastikan pelaksanaan Program SKS di MAN 3 Medan berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Monitoring dan evaluasi dilakukan dengan meninjau pelaksanaan program serta administrasi pendukung yang telah disiapkan oleh pihak madrasah. Tim juga melakukan dialog dengan pihak madrasah untuk mengetahui perkembangan, kendala, serta berbagai hal yang perlu diperkuat dalam pelaksanaan Program SKS.
Selain monitoring Program SKS, tim juga melakukan pemantauan terhadap penggunaan Buku Teks Utama (BTU), khususnya pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab. Monitoring ini dilakukan untuk melihat kesesuaian penggunaan buku dalam mendukung proses pembelajaran di madrasah. Penggunaan BTU diharapkan dapat membantu guru dan peserta didik dalam melaksanakan pembelajaran yang terarah sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
Ketua Tim Kurikulum dan Kesiswaan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Utara, H. Syawal Matondang, S.E., M.M., menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan program pendidikan madrasah terlaksana secara optimal. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk melihat pelaksanaan program, tetapi juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan bagi madrasah. “Kami ingin memastikan pelaksanaan SKS dan penggunaan Buku Teks Utama di madrasah berjalan dengan baik serta dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran,” ujarnya.
Kepala MAN 3 Medan, Dr. H. Burhanuddin, M.Pd., menyambut baik pelaksanaan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Tim Kurikulum Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Utara. Ia menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi madrasah untuk mendapatkan arahan sekaligus masukan dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan. “Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Tim Kurikulum Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Utara. Monitoring dan evaluasi ini menjadi kesempatan bagi kami untuk menyampaikan perkembangan pelaksanaan program sekaligus memperoleh arahan dan masukan demi perbaikan ke depan,” ujarnya.
Burhanuddin menegaskan bahwa MAN 3 Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan melaksanakan setiap program pendidikan secara optimal. “MAN 3 Medan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, baik dalam pelaksanaan Program Sistem Kredit Semester maupun penggunaan Buku Teks Utama pada mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab, sehingga dapat memberikan pelayanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” tambahnya. Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya madrasah dalam menghadirkan proses pembelajaran yang efektif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.
Kegiatan monitoring dan evaluasi berlangsung dengan baik melalui peninjauan, dialog, dan evaluasi bersama antara Tim Kurikulum Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumatera Utara dan pihak MAN 3 Medan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pelaksanaan Program SKS semakin optimal dan penggunaan Buku Teks Utama pada mata pelajaran PAI serta Bahasa Arab semakin mendukung peningkatan kualitas pembelajaran. Hasil monitoring dan evaluasi juga diharapkan menjadi bahan perbaikan dan penguatan dalam mewujudkan mutu pendidikan madrasah yang semakin baik di Sumatera Utara.

