Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Dorong Sinergi Bersama Koramil 0201-06/MS Jaga Stabilitas Keamanan

Medan (Humas) – Komandan Koramil (Danramil) 0201-06/Medan Sunggal melaksanakan dialog bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, pengurus BKM, serta warga dalam rangka memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Danramil 0201-06/MS, Jalan TB Simatupang, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Selasa, (1/9/2026). Hadir dalam kegiatan tersebut Kapten Arm Yani Dharma Putra selaku Danramil 0201-06/MS, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Paidi, S.Ag., Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Sunggal beserta pengurus BKM se-Kecamatan Medan Sunggal, organisasi kepemudaan seperti OKP, Pemuda Pancasila, Ikatan Pemuda Karya (IPK), KNPI Kecamatan Medan Sunggal, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam dialog tersebut, pembahasan utama diarahkan pada upaya bersama menciptakan keamanan mulai dari lingkungan masing-masing. Danramil 0201-06/MS Kapten Arm Yani Dharma Putra menyampaikan bahwa persoalan kriminalitas jalanan saat ini masih menjadi perhatian sehingga membutuhkan kepedulian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. “Menciptakan keamanan di wilayah kita masing-masing sangat penting, karena tindak kriminalitas jalanan saat sekarang ini masih mengkhawatirkan,” ujarnya.

Sementara itu, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Sunggal Paidi, S.Ag., menyampaikan keprihatinan terhadap fenomena tawuran, geng motor, dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat mengganggu keamanan masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius dari orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta organisasi kepemudaan. “Kita perlu bersama-sama memberikan perhatian kepada generasi muda agar tidak mudah terjerumus dalam tawuran, geng motor maupun penyalahgunaan narkoba. Pembinaan agama, pengawasan keluarga, dan kepedulian lingkungan harus berjalan secara bersamaan,” ungkap Paidi.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas dugaan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan kelompok atau anak muda untuk menciptakan kerusuhan, termasuk keterkaitan dengan penyalahgunaan narkoba. Paidi menilai kondisi tersebut perlu diwaspadai karena dapat membuka ruang bagi terjadinya berbagai tindak kriminalitas. Hal senada disampaikan Danramil yang membenarkan bahwa dalam sejumlah peristiwa keamanan dapat ditemukan adanya pihak yang diduga menjadi pembeking. Namun demikian, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan penanganan persoalan hukum kepada aparat yang berwenang.

Kapten Arm Yani Dharma Putra juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama ketika mereka berada di luar rumah pada malam hari. “Harapan kami kepada bapak-bapak untuk kiranya peduli kepada anak-anaknya. Kalau belum pulang, dicari. Jangan sampai anak tidak pulang ke rumah,” tegasnya.

Menurutnya, kepedulian keluarga merupakan salah satu langkah awal dalam mencegah anak-anak terlibat dalam berbagai tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat. Dialog keamanan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara aparat kewilayahan, penyuluh agama, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, pengurus BKM, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Medan Sunggal. Kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Sunggal dengan penuh khusyuk. Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kepedulian keluarga, pembinaan keagamaan, pengawasan lingkungan, serta sinergi seluruh elemen masyarakat.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *