MAPN 4 Medan Gelar Pembinaan Islam Wasathiyah, Tanamkan Toleransi kepada Pelajar

Medan — Madrasah Aliyah Persiapan Negeri (MAPN) 4 Medan menjadi tuan rumah Pembinaan Islam Wasathiyah bagi Pelajar Islam yang diselenggarakan oleh Bidang/Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama (KAUB) MUI Provinsi Sumatera Utara bekerja sama dengan MAPN 4 Medan. Kegiatan berlangsung di Aula MAPN 4 Medan pada Sabtu, 19 September 2026 dengan mengusung tema “Toleransi dalam Islam: Menghormati Perbedaan Tanpa Mengorbankan Keyakinan.”

Kegiatan tersebut diikuti para pelajar MAPN 4 Medan dan diawali dengan pembukaan yang diisi pembacaan ayat suci Al-Qur’an, doa, laporan panitia, sambutan Kepala MAPN 4 Medan Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., MA, serta arahan dan bimbingan Ketua Umum MUI Provinsi Sumatera Utara Dr. H. Maratua Simanjuntak sekaligus membuka kegiatan.

Dalam pembinaan tersebut, peserta mendapatkan materi “Memahami Islam Wasathiyah: Jalan Tengah Beragama bagi Pemuda dan Pelajar” yang disampaikan Dr. Winda Kustiawan, MA, serta materi “Bijak dalam Perbedaan: Menguatkan Akidah, Menebarkan Akhlak, dan Merawat Kerukunan” oleh Dr. Agus Salim, MA.

Kedua materi tersebut memberikan penguatan kepada pelajar mengenai pentingnya memahami Islam secara moderat, menjaga akidah, membangun akhlak, serta menghormati perbedaan dalam kehidupan bermasyarakat. Toleransi ditekankan sebagai sikap menghargai sesama tanpa harus mengorbankan keyakinan yang dianut.

Kepala MAPN 4 Medan, Dr. Syarifuddin, S.Pd.I., MA, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut dan berharap pembinaan Islam Wasathiyah dapat memberikan dampak nyata bagi karakter peserta didik.

“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pemahaman materi saja, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Pelajar harus memiliki akidah yang kuat, akhlak yang baik, serta mampu menghargai perbedaan dan menjaga kerukunan,” ujarnya.

Ia juga berharap sinergi antara MAPN 4 Medan dan MUI Provinsi Sumatera Utara dapat terus berlanjut melalui berbagai kegiatan pembinaan keagamaan dan karakter bagi peserta didik. Menurutnya, generasi muda perlu dipersiapkan menjadi insan yang berwawasan luas, santun dalam bersikap, bijak menghadapi perbedaan, serta mampu menjadi bagian dari terciptanya kehidupan masyarakat yang harmonis.

Kegiatan pembinaan ini diharapkan semakin memperkuat komitmen MAPN 4 Medan dalam membentuk peserta didik yang kokoh dalam akidah, mulia dalam akhlak, moderat dalam berpikir, dan mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *