Pengawas Pendidikan Agama Katolik Kemenag Medan Monitoring Empat Sekolah

Medan (Humas) Pengawas Pendidikan Agama Katolik tingkat menengah Kementerian Agama Kota Medan, Dewi Sartika Simbolon, melaksanakan kegiatan monitoring di empat sekolah di Kota Medan, Selasa (22/09/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pemantauan dan penguatan pelaksanaan pendidikan agama Katolik di satuan pendidikan.

Monitoring pertama dilaksanakan di SMAN 18 Medan, yang dalam pelaksanaan pendidikan agama Katolik didampingi oleh guru agama Indra Marbun. Kegiatan monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung pelaksanaan pembelajaran serta memastikan proses pendidikan agama berjalan dengan baik sesuai ketentuan yang berlaku.

Selanjutnya, Dewi melakukan monitoring di SMAN 8 Medan dengan guru agama Katolik Vito Nababan. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari perhatian Kementerian Agama terhadap keberlangsungan pembelajaran agama Katolik sekaligus menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan pelaksanaan pendidikan di sekolah.

Kegiatan berikutnya dilaksanakan di SMPN 13 Medan dengan guru agama Katolik Josef Sihombing. Selain itu, monitoring juga dilaksanakan di SMP Katolik Santo Yosef Medan dengan guru agama Katolik Dina Simamora. Keempat sekolah tersebut menjadi lokasi pemantauan dalam kegiatan monitoring pendidikan agama Katolik tingkat menengah.

Dewi Sartika Simbolon menyampaikan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk pendampingan sekaligus untuk memperkuat koordinasi antara pengawas, guru, dan pihak sekolah dalam mendukung proses pembelajaran agama Katolik.

“Kami berharap monitoring ini dapat memperkuat sinergi dan memberikan dukungan bagi guru dalam melaksanakan pembelajaran agama Katolik,” ujar Dewi.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan pelaksanaan pendidikan agama Katolik di sekolah semakin tertata dan dapat memberikan pelayanan pendidikan yang baik bagi peserta didik. Kegiatan monitoring juga menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang positif antara Kementerian Agama dengan satuan pendidikan dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *