Pembinaan Rohani di Yayasan Kolam Anugerah Sejahtera, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Tekankan Sikap Berserah

Medan (Humas) – Sikap berserah kepada Tuhan menjadi salah satu bagian penting dalam kehidupan iman ketika seseorang menghadapi berbagai persoalan dan kekhawatiran. Pesan tersebut menjadi pokok pembinaan rohani yang disampaikan kepada jemaat di Yayasan Kolam Anugerah Sejahtera, Jalan Bunga Cempaka II No. 29 B, Selasa (29/9/2026). Pembinaan menghadirkan Pdt. Rahmat Napitupulu, S.Th., sebagai pengkhotbah dengan tema “Serahkan Segala Kekhawatiranmu kepada Tuhan maka Dia akan Memeliharamu” berdasarkan Firman Tuhan 1 Petrus 5:7. Melalui pembinaan tersebut, jemaat diajak memahami makna berserah dengan tetap percaya bahwa Tuhan senantiasa menyertai dan memelihara kehidupan umat-Nya.

Rahmat menjelaskan bahwa berserah kepada Tuhan bukan berarti menghindari persoalan yang sedang dihadapi, melainkan menyerahkan kekhawatiran dan pergumulan kepada Tuhan dengan penuh kepercayaan. Firman dalam 1 Petrus 5:7 menjadi pengingat bahwa setiap orang dapat membawa beban kehidupannya kepada Tuhan karena Dia peduli terhadap umat-Nya. “Berserah berarti kita mau mempercayakan kekhawatiran dan pergumulan kita kepada Tuhan, bukan karena kita menyerah terhadap keadaan, tetapi karena kita percaya Tuhan mampu memelihara kita,” ujar Rahmat. Selain itu, sikap berserah perlu disertai dengan ketekunan dalam menjalani setiap tanggung jawab dan proses kehidupan.

Sementara itu, jemaat juga diajak untuk tidak membiarkan kekhawatiran menguasai hati dan pikiran. Menurut Rahmat, ketika seseorang mampu menyerahkan pergumulan kepada Tuhan, hati akan memiliki ruang untuk membangun kembali ketenangan, pengharapan, dan kekuatan iman. “Jangan biarkan kekhawatiran mengambil alih kehidupan kita, tetapi bawalah semuanya kepada Tuhan melalui doa dan tetap percaya kepada pemeliharaan-Nya,” tuturnya. Senada dengan hal itu, berserah menjadi bentuk kepercayaan bahwa Tuhan tetap bekerja dalam setiap keadaan yang sedang dihadapi.

Lebih lanjut, sikap berserah juga mengajarkan jemaat untuk tetap memiliki pengharapan ketika menghadapi keadaan yang belum sesuai dengan harapan. Setiap proses kehidupan dapat menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan dan memperkuat kepercayaan kepada-Nya. “Ketika kita berserah, kita belajar untuk tidak hanya mengandalkan kekuatan sendiri, tetapi memberi ruang kepada Tuhan untuk menuntun langkah kita dalam menghadapi setiap proses,” katanya. Dengan sikap tersebut, jemaat diharapkan mampu menjalani kehidupan dengan lebih tenang, sabar, dan tetap berpegang pada iman.

Selain penyampaian firman, kegiatan pembinaan rohani tersebut juga diisi dengan berbagai pelayanan yang mendukung suasana ibadah. Fitri Sihotang dan Amanda Purba bertugas sebagai pembawa acara, sementara doa syafaat dipimpin oleh Tridah Mandalahi, S.Pd.K. Sedra Tarigan, S.Th., turut memberikan pelayanan sebagai pemain musik sehingga rangkaian kegiatan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan penuh kebersamaan. Kehadiran setiap unsur pelayanan tersebut turut mendukung jemaat dalam mengikuti pembinaan dan menghayati pesan tentang pentingnya berserah kepada Tuhan.

Pembinaan rohani di Yayasan Kolam Anugerah Sejahtera berlangsung dalam suasana penuh penghayatan dan kebersamaan. Firman Tuhan dari 1 Petrus 5:7 menjadi landasan bagi jemaat untuk memahami bahwa setiap kekhawatiran dapat diserahkan kepada Tuhan. Selain itu, sikap berserah diharapkan dapat menumbuhkan ketenangan, ketekunan, dan pengharapan dalam menghadapi berbagai pergumulan kehidupan. Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat iman jemaat untuk menjalani setiap proses kehidupan dengan tetap mengandalkan pemeliharaan Tuhan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *