Penyuluh KUA Medan Perjuangan Hadiri Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia

Medan Perjuangan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Perjuangan melalui Penyuluh Agama Islam, Affan Sihite, M.A., menghadiri kegiatan peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia yang dilaksanakan di halaman SD Negeri Jalan Madong Lubis, Kelurahan Sei Kera Hilir III, Kecamatan Medan Perjuangan. Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Medan Perjuangan, Sekretaris Camat, serta unsur terkait lainnya.

Peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya anak-anak, mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai bagian dari penerapan pola hidup bersih dan sehat. Kebiasaan sederhana mencuci tangan dengan baik dan benar diharapkan dapat ditanamkan sejak usia dini sehingga menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Penyuluh Agama Islam KUA Medan Perjuangan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran penyuluh di tengah masyarakat. Tidak hanya memberikan pembinaan dalam aspek keagamaan, penyuluh juga dapat mengambil bagian dalam menyampaikan pesan-pesan yang berkaitan dengan kebersihan, kesehatan dan kepedulian sosial.

Affan Sihite menyampaikan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kebiasaan hidup bersih perlu ditanamkan sejak dini karena anak-anak merupakan generasi yang akan meneruskan kebiasaan tersebut di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Menjaga kebersihan merupakan bagian dari kebiasaan baik yang perlu ditanamkan sejak dini. Mencuci tangan mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki manfaat besar bagi kesehatan. Anak-anak perlu dibiasakan untuk menjaga kebersihan diri dalam aktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia juga mengajak para siswa untuk tidak menganggap kebersihan hanya sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, pesan yang disampaikan dalam peringatan Hari Cuci Tangan Sedunia akan lebih bermakna apabila dapat diterapkan secara konsisten, baik di sekolah, di rumah maupun ketika beraktivitas di lingkungan masyarakat.

“Harapannya, kegiatan ini tidak hanya diperingati pada hari tertentu, tetapi menjadi kebiasaan. Anak-anak dapat mengingat pentingnya mencuci tangan dan menerapkannya sebelum makan, setelah beraktivitas, serta pada waktu-waktu lain yang diperlukan,” tambahnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang kolaborasi antara unsur pemerintahan, satuan pendidikan dan masyarakat dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat. Kehadiran Camat dan Sekretaris Camat Medan Perjuangan menunjukkan dukungan pemerintah kecamatan terhadap kegiatan yang memberikan edukasi dan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya bagi peserta didik.

Melalui momentum Hari Cuci Tangan Sedunia, KUA Kecamatan Medan Perjuangan berharap pesan tentang kebersihan dapat terus disampaikan secara luas. Sinergi antara penyuluh agama, pemerintah dan lembaga pendidikan diharapkan mampu membentuk generasi yang tidak hanya memiliki pengetahuan dan karakter yang baik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan.

Kegiatan berlangsung dengan penuh antusias dan menjadi pengingat bersama bahwa menjaga kebersihan dapat dimulai dari langkah sederhana. Kebiasaan mencuci tangan dengan baik dan benar diharapkan terus menjadi bagian dari budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *