23 Murid MAN 3 Medan Ikuti KOMPAC Bahasa Arab 2026, Asah Kompetensi dan Semangat Berprestasi

Medan (Humas) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Medan terus mendorong pengembangan potensi akademik murid melalui keikutsertaan dalam berbagai ajang kompetisi. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan mengikutsertakan 23 murid dalam Kompetisi Pelajar Alef Education (KOMPAC) 2026 kategori Bahasa Arab yang dilaksanakan secara daring pada Rabu (7/10/2026). Keikutsertaan ini menjadi kesempatan bagi para murid untuk menguji kemampuan, menambah pengalaman, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berkompetisi.

Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dari MAN 3 Medan dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di madrasah. Sebelum memasuki sesi kompetisi, para murid terlebih dahulu mengikuti pembukaan KOMPAC 2026 secara daring bersama peserta dari berbagai daerah. Kegiatan pembukaan tersebut menjadi momentum untuk membangun semangat dan kesiapan peserta dalam mengikuti kompetisi sekaligus memperkenalkan pentingnya pengembangan kompetensi pelajar melalui pemanfaatan teknologi pendidikan.

Pembukaan KOMPAC 2026 diisi dengan sambutan dari sejumlah tokoh pendidikan dan perwakilan lembaga terkait. Sambutan disampaikan oleh H. Gugun Gumilar, MA., Ph.D., selaku Staf Khusus Menteri Agama Republik Indonesia Bidang Kerja Sama Luar Negeri, Prof. Dr. Nyanyu Khadijah selaku Direktur KSKK Madrasah, serta Juventus Suhartono, MBA., selaku Country Manager Alef Education Indonesia. Pesan yang disampaikan dalam pembukaan menekankan pentingnya kompetisi sebagai sarana bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, meningkatkan kompetensi, dan menumbuhkan semangat berprestasi.

Dalam pelaksanaan kompetisi, para murid MAN 3 Medan mendapatkan pendampingan dari guru Bahasa Arab, Khairunnisa, S.Pd. Pendampingan tersebut dilakukan untuk membantu memastikan kesiapan peserta dalam mengikuti tahapan kompetisi sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan panitia. Kehadiran guru pembimbing juga menjadi bagian penting dalam memberikan dukungan dan motivasi agar para murid dapat mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh.

KOMPAC 2026 kategori Bahasa Arab menjadi wadah bagi murid untuk mengukur kemampuan sekaligus memperluas pengalaman dalam pembelajaran bahasa. Melalui kompetisi ini, peserta didorong untuk mengembangkan penguasaan materi Bahasa Arab, meningkatkan ketelitian dalam menjawab soal, serta melatih kedisiplinan dan kepercayaan diri. Pengalaman mengikuti kompetisi juga diharapkan dapat menumbuhkan sikap sportif dan keberanian menghadapi tantangan akademik.

Kepala MAN 3 Medan menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap keikutsertaan 23 murid dalam kompetisi tersebut. Menurutnya, partisipasi dalam ajang akademik merupakan kesempatan berharga bagi murid untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membawa nama baik madrasah melalui prestasi dan semangat belajar.

“Kami memberikan dukungan penuh kepada 23 murid MAN 3 Medan yang mengikuti KOMPAC kategori Bahasa Arab tahun 2026. Keikutsertaan dalam kompetisi ini merupakan kesempatan yang sangat baik bagi murid untuk mengembangkan potensi, menambah pengalaman, sekaligus membawa nama baik madrasah. Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi dengan sungguh-sungguh, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan hasil terbaik,” ujarnya.

Ia juga berharap pengalaman yang diperoleh melalui kompetisi tersebut dapat menjadi motivasi bagi para murid untuk terus meningkatkan kemampuan Bahasa Arab dan mengembangkan potensi akademik. Dukungan dari pimpinan madrasah dan guru pembimbing diharapkan mampu mendorong murid untuk berani mengambil peluang, menghadapi tantangan, serta terus belajar demi meraih prestasi yang lebih baik.

Keikutsertaan 23 murid MAN 3 Medan dalam KOMPAC 2026 menjadi bagian dari upaya madrasah dalam membangun budaya berprestasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Melalui partisipasi dalam ajang kompetisi, MAN 3 Medan berharap dapat terus melahirkan generasi madrasah yang berpengetahuan luas, berkompeten, percaya diri, serta memiliki kemampuan Bahasa Arab yang baik sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *