Medan (Humas) Kantor Kementerian Agama Kota Medan terus menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan meningkatkan mutu kualitas pendidikan keagamaan melalui peran aktif pengawas pendidikan agama Katolik. Kegiatan monitoring serta evaluasi pelaksanaan pembelajaran dan kelengkapan administrasi guru terus digencarkan secara berkala di berbagai sekolah menengah di wilayah Kota Medan.
Langkah proaktif ini diwujudkan melalui kunjungan lapangan yang dilaksanakan pada Selasa (06/10/2026). Pengawas pendidikan agama Katolik tingkat sekolah menengah melaksanakan kegiatan pengawasan di dua sekolah sekaligus dalam satu hari, guna memastikan proses belajar mengajar berjalan optimal sesuai tuntutan kurikulum nasional.
Titik lokasi pertama yang dikunjungi pengawas pendidikan agama Katolik adalah SMA Budi Murni 3 Medan. Pada kesempatan tersebut, pembinaan dan pendampingan administrasi diberikan secara langsung kepada Junianti Fransisca Sinabang selaku guru pengampu Pendidikan Agama Katolik di sekolah swasta tersebut.
Setelah pembinaan di SMA Budi Murni 3 selesai dilaksanakan dengan lancar, kegiatan dilanjutkan menuju lokasi kedua, yakni SMAN 14 Medan. Di sekolah negeri ini, pengawas pendidikan agama Katolik berfokus melakukan evaluasi pembelajaran serta memantau kinerja dan perangkat mengajar yang disiapkan oleh Darmawati Gultom.
Melalui monitoring ini, Kementerian Agama Kota Medan memastikan seluruh guru Pendidikan Agama Katolik memiliki kelengkapan administrasi yang rapi, terstruktur, serta mampu menyajikan metode pembelajaran yang adaptif dan menyejukkan bagi para siswa.
Pengawas Pendidikan Agama Katolik Tingkat Sekolah Menengah Kemenag Kota Medan, Dewi Sartika Simbolon, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian serta apresiasi atas dedikasi para pendidik di lapangan. “Monitoring ini bukan sekadar pemeriksaan berkas, melainkan ruang pendampingan agar para guru agama semakin mantap, kreatif, dan bersemangat dalam membentuk karakter serta spiritualitas peserta didik,” ujar Dewi Sartika Simbolon.

