Penyuluh Kristen KUA Medan Perjuangan Ajak Umat Jadikan Tuhan sebagai Pusat Kehidupan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Perjuangan, Drammes Lumbantobing, S.Th., M.Pd.K., bersinergi dengan Penyuluh Agama Kristen KUA Medan Sunggal, Sindar Purba, S.Th., M.Pd., melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) secara rutin di Yayasan Pusat Rehabilitasi Kiki Alam Jaya, Jalan Seroja Raya, Tanjung Selamat, Kota Medan, Senin (12/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari pelayanan pembinaan iman Kristen bagi warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Drammes Lumbantobing menyampaikan materi berdasarkan firman Tuhan yang tertulis dalam 1 Korintus 10:31: “Aku menjawab: Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” Melalui ayat tersebut, ia mengajak peserta untuk menjadikan Tuhan sebagai pusat kehidupan dan senantiasa mengarahkan setiap tindakan demi kemuliaan-Nya.

Drammes menegaskan bahwa memuliakan Tuhan tidak hanya dilakukan melalui ibadah dan doa, tetapi juga melalui perkataan, tindakan, pekerjaan, serta sikap dalam kehidupan sehari-hari. Setiap orang percaya dipanggil untuk menunjukkan imannya melalui perilaku yang baik, kejujuran, tanggung jawab, kasih kepada sesama, dan kesediaan melakukan segala sesuatu dengan tulus di hadapan Tuhan.

Sementara itu, Sindar Purba menambahkan bahwa kehidupan orang percaya hendaknya mencerminkan kasih Kristus secara nyata. Kasih tersebut tidak cukup hanya diucapkan, tetapi harus diwujudkan melalui kepedulian, pengampunan, kerendahan hati, serta kesediaan menolong dan melayani sesama tanpa membeda-bedakan. Setiap tindakan, baik dalam keluarga, pekerjaan, pelayanan, maupun pergaulan, diharapkan menjadi kesaksian iman yang membawa kemuliaan bagi nama Tuhan.

Kepala KUA Medan Perjuangan, H. Yusraman Kaya Siregar, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada para penyuluh agama Kristen yang secara konsisten mendampingi warga binaan di Yayasan Pusat Rehabilitasi Kiki Alam Jaya. Menurutnya, pendampingan rohani memiliki peran penting dalam meningkatkan keimanan, memberikan ketenangan batin, membantu mengurangi stres, serta membangkitkan semangat warga binaan untuk menjalani proses pemulihan. Ia berharap pelayanan bimbingan dan penyuluhan tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan agar warga binaan memperoleh dukungan spiritual dan motivasi dalam menjalani kehidupan. “Kami sangat mengapresiasi para penyuluh agama Kristen yang senantiasa mendampingi warga binaan. Melalui pendampingan ini, diharapkan keimanan mereka semakin meningkat, stres dapat berkurang, dan semangat untuk sembuh semakin kuat,” ujar yusraman Kaya Siregar.

Melalui kegiatan bimbingan dan penyuluhan ini, para penyuluh berharap warga binaan semakin memahami nilai-nilai iman Kristen, membangun karakter yang baik, serta menerapkan firman Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Sinergi antara Drammes Lumbantobing dan Sindar Purba menjadi wujud komitmen pelayanan keagamaan dalam menghadirkan pembinaan rohani yang membangun, memberikan penguatan iman, dan menumbuhkan harapan bagi warga binaan selama menjalani proses rehabilitasi.(DL).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *