Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Tamrin Butar-butar, melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) keagamaan bersama jemaah MT Al Mustaqim di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan umat untuk meningkatkan pemahaman dan pengamalan ajaran Islam dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penyuluhan tersebut, jemaah diajak memperkuat keimanan sekaligus menjadikan nilai-nilai Islam sebagai pedoman dalam bersikap dan bertindak.
Dalam kegiatan tersebut, Tamrin Butar-butar menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang mendorong jemaah untuk menerapkan ajaran Islam secara nyata dalam kehidupan pribadi, keluarga, dan masyarakat. Pengamalan nilai-nilai Islam dapat diwujudkan melalui perilaku jujur, sikap santun, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap sesama. Selain itu, jemaah diingatkan untuk terus memperkuat hubungan dengan Allah SWT dan menjaga hubungan baik dengan sesama manusia. Dengan demikian, pemahaman agama tidak hanya berhenti pada pengetahuan, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari.
Tamrin Butar-butar menyampaikan bahwa bimbingan dan penyuluhan agama menjadi sarana penting untuk mendampingi masyarakat dalam memahami serta mengamalkan ajaran Islam secara konsisten. Menurutnya, nilai-nilai keislaman perlu diterapkan melalui tindakan nyata agar memberikan manfaat bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitar. “Melalui kegiatan penyuluhan ini, kita berharap jemaah semakin memahami ajaran Islam dan mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujarnya. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat memotivasi jemaah untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah serta akhlak.
Sementara itu, majelis taklim memiliki peran strategis sebagai wadah pembelajaran agama sekaligus sarana mempererat silaturahmi di tengah masyarakat. Melalui kegiatan Bimluh, penyuluh agama dapat membangun komunikasi dengan jemaah serta mendorong tumbuhnya kesadaran untuk mengamalkan nilai-nilai keislaman secara berkelanjutan. Senada dengan hal itu, kebersamaan dalam kegiatan keagamaan diharapkan mampu memperkuat persaudaraan, toleransi, dan kepedulian sosial. Hal tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis dan berlandaskan akhlak mulia.
Selain meningkatkan pemahaman keagamaan, kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat mendorong jemaah menjadi teladan dalam menerapkan perilaku terpuji di lingkungan masing-masing. Nilai-nilai seperti amanah, saling menghormati, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama perlu diwujudkan melalui kebiasaan sehari-hari. Peran aktif jemaah dalam menghidupkan nilai-nilai tersebut juga dapat memberikan pengaruh positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Oleh karena itu, pembinaan keagamaan secara berkesinambungan menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kehidupan umat yang religius dan berakhlak baik.
Melalui kegiatan Bimluh di MT Al Mustaqim, Kementerian Agama Kota Medan terus mendorong penguatan pembinaan umat melalui pelayanan penyuluhan yang dekat dengan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan penghayatan dan pengamalan ajaran Islam sekaligus memperkuat kualitas kehidupan beragama para jemaah. Selain itu, penyuluhan keagamaan diharapkan mampu menumbuhkan semangat untuk menjaga persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, dan membangun keharmonisan di lingkungan masyarakat. Dengan pengamalan nilai-nilai Islam secara konsisten, jemaah diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan kehidupan yang damai, rukun, dan penuh keberkahan.

