Medan (Humas) – Menjaga silaturahim bukan sekadar mempererat hubungan antarsesama, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mengamalkan nilai-nilai ajaran Islam di tengah kehidupan bermasyarakat. Pesan tersebut menjadi pokok pembahasan dalam kegiatan bimbingan dan penyuluhan (Bimluh) yang disampaikan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan, Masdar Tambusai, pada Pengajian Al Muhajirin, Minggu (18/10/2026). Mengangkat tema “Keutamaan Menjalin Silaturahim”, kegiatan ini mengajak jemaah untuk memahami pentingnya memelihara hubungan persaudaraan, menumbuhkan kepedulian, serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, silaturahim menjadi salah satu fondasi dalam membangun kehidupan sosial yang rukun, saling menghargai, dan dilandasi semangat kebersamaan.
Dalam penyampaiannya, Masdar Tambusai menjelaskan bahwa silaturahim memiliki kedudukan penting dalam ajaran Islam. Menurutnya, menjaga hubungan baik tidak hanya dilakukan ketika menghadiri acara tertentu, tetapi juga perlu diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan peduli terhadap sesama. “Silaturahim hendaknya senantiasa kita jaga, karena melalui hubungan yang baik, kita dapat mempererat persaudaraan dan menciptakan kehidupan yang harmonis,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa hubungan yang terjalin dengan baik perlu dirawat melalui komunikasi dan kepedulian yang tulus.
Sementara itu, silaturahim juga dapat menjadi jalan untuk memperkuat persatuan di tengah kehidupan masyarakat yang beragam. Masdar mengajak jemaah untuk tidak membiarkan kesalahpahaman menjadi penyebab renggangnya hubungan persaudaraan. Ia menekankan pentingnya membangun sikap saling memaafkan serta menghindari perselisihan yang dapat merusak keharmonisan. Dengan demikian, nilai silaturahim dapat diterapkan secara nyata dalam lingkungan keluarga, tetangga, maupun masyarakat luas.
Senada dengan hal itu, menjalin silaturahim perlu diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan secara konsisten. Menyapa, mengunjungi kerabat, membantu orang yang membutuhkan, serta menjaga komunikasi merupakan beberapa bentuk nyata dalam memelihara hubungan baik. Masdar juga mengajak jemaah agar menjadikan setiap kesempatan berinteraksi sebagai sarana untuk menebarkan kebaikan. Melalui kebiasaan tersebut, hubungan persaudaraan diharapkan semakin erat dan membawa manfaat bagi kehidupan bersama.
Kegiatan Bimluh ini juga menjadi momentum bagi jemaah Pengajian Al Muhajirin untuk merefleksikan pentingnya menjaga hubungan antarsesama berdasarkan nilai-nilai Islam. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menambah wawasan keagamaan sekaligus mendorong jemaah untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, penguatan pemahaman mengenai silaturahim diharapkan mampu menumbuhkan kepedulian sosial dan sikap saling menghargai. Dengan pemahaman tersebut, jemaah diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga persaudaraan dan menciptakan lingkungan yang rukun.
Pelaksanaan bimbingan dan penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya Penyuluh Agama Islam Kemenag Kota Medan dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan kepada masyarakat. Kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam. Melalui materi tentang keutamaan menjalin silaturahim, nilai persaudaraan diharapkan terus tumbuh dan terpelihara di tengah masyarakat. Dengan demikian, pesan keagamaan yang disampaikan dapat memberikan dampak positif bagi terciptanya kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh kepedulian.

