Berlandaskan Filipi 4:13, Penyuluh Agama Kristen Kemenag Medan Berikan Bimbingan Rohani di Rutan Perempuan

Medan (Humas) – Penyuluh Agama Kristen Kementerian Agama Kota Medan, Verawati Butar Butar bersama tim melaksanakan kegiatan bimbingan dan penyuluhan rohani di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Perempuan Kelas II Medan, Senin (19/10/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pelayanan keagamaan untuk mendampingi warga binaan dalam memperkuat iman dan menjalani kehidupan dengan penuh pengharapan. Melalui bimbingan rohani, warga binaan diajak untuk mendekatkan diri kepada Tuhan serta membangun semangat dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Pelaksanaan kegiatan tersebut juga menjadi wujud perhatian dan kepedulian Kemenag Kota Medan terhadap kebutuhan spiritual warga binaan.

Dalam kegiatan tersebut, Sedra Tarigan menyampaikan khotbah dengan mengangkat ayat Alkitab Filipi 4:13 sebagai dasar perenungan bersama. Ayat tersebut mengingatkan bahwa kekuatan untuk menghadapi berbagai keadaan dapat diperoleh melalui iman kepada Kristus. Pesan rohani ini diharapkan dapat menumbuhkan keyakinan dan semangat warga binaan agar tetap menjalani kehidupan dengan optimisme. Dalam penyampaian pesannya, Sedra mengajak warga binaan untuk menjadikan iman sebagai sumber kekuatan dalam menghadapi setiap proses kehidupan.

Selain khotbah, kegiatan bimbingan rohani tersebut juga diisi dengan rangkaian ibadah yang melibatkan tim pelayanan. Devy Purba bertugas sebagai pembawa acara (MC) untuk memandu jalannya kegiatan, sementara Trida Mandalahi memimpin doa syafaat. Doa bersama menjadi bagian penting untuk menyampaikan harapan, pergumulan, serta permohonan agar setiap warga binaan diberikan kekuatan dalam menjalani keseharian. Melalui rangkaian ibadah ini, suasana kebersamaan dan penguatan iman diharapkan dapat dirasakan oleh seluruh peserta.

Verawati Butar Butar bersama tim turut mengambil bagian dalam memberikan pendampingan rohani kepada warga binaan melalui kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelayanan bimbingan rohani di lingkungan rutan merupakan kesempatan untuk menghadirkan penguatan iman dan pengharapan bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan. “Kami berharap melalui bimbingan rohani ini, warga binaan semakin dikuatkan dalam iman, memiliki pengharapan, dan tetap semangat menjalani setiap proses kehidupan,” ujarnya. Pesan tersebut menegaskan pentingnya pelayanan keagamaan yang memberikan ruang bagi warga binaan untuk bertumbuh secara spiritual.

Sementara itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa berkat dan penutup yang dipimpin oleh Bapak Dr. Saronisa Ginting. Doa tersebut menjadi bagian akhir dari ibadah sekaligus ungkapan harapan agar pesan-pesan rohani yang disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Senada dengan hal itu, kegiatan bimbingan dan penyuluhan keagamaan di rumah tahanan diharapkan mampu mendukung pembinaan mental dan spiritual warga binaan. Kehadiran penyuluh agama juga menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai iman, keteguhan hati, dan semangat memperbaiki diri.

Kemenag Kota Medan terus berupaya menghadirkan pelayanan keagamaan yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat, termasuk warga binaan di rumah tahanan. Kegiatan bimbingan rohani ini diharapkan dapat memberikan manfaat dalam membangun ketenangan batin serta memperkuat keyakinan selama menjalani masa pembinaan. Selain itu, pendampingan yang berkelanjutan dapat menjadi bagian dari dukungan spiritual agar warga binaan mampu menatap masa depan dengan lebih baik. Melalui kegiatan ini, nilai-nilai keagamaan diharapkan terus tumbuh sebagai sumber kekuatan dan pengharapan dalam kehidupan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *