PAI Kemenag Medan Ajak Jamaah MT Al Ikhlas Memperkuat Doa dan Kedekatan kepada Allah SWT

Medan Belawan (Humas) – Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Medan terus memperkuat pembinaan keagamaan masyarakat melalui kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan (Bimluh) di Majelis Taklim (MT) Al Ikhlas, Blok 16, Kelurahan Sicanang, Kecamatan Medan Belawan, Senin (19/10/2026). Kegiatan tersebut menghadirkan Lela Hamidah, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Belawan, sebagai narasumber dengan materi tafsir QS. Al-Baqarah ayat 186. Kajian ini mengangkat pentingnya doa sebagai sarana bagi umat Islam untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Melalui kegiatan tersebut, jamaah diajak memahami makna doa sekaligus mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Lela Hamidah menjelaskan bahwa QS. Al-Baqarah ayat 186 menegaskan kedekatan Allah SWT dengan hamba-Nya serta perintah untuk berdoa dan memohon pertolongan kepada-Nya. Ayat tersebut mengajarkan bahwa Allah SWT mendengar doa hamba yang memohon kepada-Nya dengan penuh keyakinan. Ia mengajak jamaah agar senantiasa menjadikan doa sebagai bagian penting dalam menjalani berbagai keadaan, baik ketika menghadapi kesulitan maupun saat memperoleh kebahagiaan. “Jangan pernah berputus asa dalam berdoa, karena Allah SWT senantiasa dekat dengan hamba-Nya dan mendengar setiap permohonan yang disampaikan dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Selain itu, Lela mengingatkan bahwa doa perlu disertai ikhtiar, kesabaran, dan keyakinan terhadap ketetapan Allah SWT. Menurutnya, seorang muslim hendaknya tetap berusaha melakukan yang terbaik sembari menyerahkan hasilnya kepada Allah SWT. Doa bukan sekadar permohonan, melainkan juga wujud penghambaan yang dapat memperkuat keimanan dan menumbuhkan ketenangan hati. Dengan membiasakan diri berdoa, jamaah diharapkan mampu menghadapi persoalan kehidupan dengan lebih sabar, optimistis, dan tawakal.

Lela juga menekankan pentingnya menjaga kedekatan kepada Allah SWT melalui ketaatan dalam beribadah dan kesediaan menjalankan perintah-Nya. Ia mengajak jamaah untuk tidak hanya berdoa ketika menghadapi kesulitan, tetapi juga membiasakan diri bersyukur dan memohon petunjuk dalam setiap aktivitas. Senada dengan hal itu, pemahaman terhadap QS. Al-Baqarah ayat 186 diharapkan dapat mendorong jamaah untuk meningkatkan kualitas ibadah dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. Dengan demikian, nilai-nilai yang diperoleh dari kajian dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan keluarga maupun bermasyarakat.

Sementara itu, Ketua Pengajian MT Al Ikhlas, Sri Tiar, menyampaikan apresiasi atas pembinaan keagamaan yang diberikan oleh Lela Hamidah kepada para jamaah. Ia menilai kegiatan Bimluh menjadi kesempatan bagi jamaah untuk menambah pengetahuan agama sekaligus memperdalam pemahaman terhadap ajaran Islam. “Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan yang diberikan dan berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar jamaah semakin memahami agama, rajin beribadah, serta semakin dekat kepada Allah SWT,” ungkapnya. Selain memperkaya wawasan keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan majelis taklim.

Kegiatan Bimluh berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dan diikuti dengan antusias oleh jamaah MT Al Ikhlas. Melalui kajian tafsir QS. Al-Baqarah ayat 186, jamaah diharapkan semakin memahami keutamaan doa serta pentingnya memelihara hubungan spiritual dengan Allah SWT. Pembinaan keagamaan ini juga diharapkan mendorong masyarakat untuk membiasakan diri berdoa, berikhtiar, dan bertawakal dalam menghadapi berbagai keadaan. Kemenag Kota Medan melalui Penyuluh Agama Islam terus berupaya menghadirkan pendampingan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat serta memperkuat pengamalan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *