Kepala KUA Medan Sunggal Ikuti Monitoring Implementasi Aplikasi EWS Si-RUKUN

Medan (Humas) – Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., mengikuti kegiatan monitoring dan penguatan ekosistem implementasi aplikasi Early Warning System (EWS) Si-RUKUN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Jalan Sri Batu Gingging Pasar X Nomor 12, Kelurahan Merdeka, Kota Medan. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kanwil Kemenag Sumut, H. Sakoanda Siregar, Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama (KUB) Ibnu Mufid, Agung Purnomo Sidik, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., Kepala Subbagian Tata Usaha, H. Zainul Ihsan Nasution, para kepala KUA se-Kota Medan, penyuluh agama Islam, serta seluruh penghulu Kemenag Kota Medan, Senin (19/10/2026).

Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Al Huda, qari nasional sekaligus penyuluh agama Islam KUA Medan Johor, serta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Selanjutnya, Kepala Kantor Kemenag Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, M.A., menyampaikan sambutan sekaligus menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi EWS Si-RUKUN sebagai sarana deteksi dini terhadap potensi konflik dan gesekan antarumat beragama. Menurutnya, penyampaian informasi secara cepat dan tepat sangat diperlukan agar persoalan di tengah masyarakat dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.
“Melalui aplikasi EWS Si-RUKUN, informasi dari masyarakat yang berpotensi mengancam kerukunan umat beragama dapat segera dilaporkan. Dengan demikian, penyuluh agama dapat bergerak cepat memberikan pencerahan dan solusi sehingga persoalan yang muncul tidak semakin membesar, apalagi sampai menjadi persoalan di tingkat nasional,” ujar Impun Siregar.

Selanjutnya, Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Utara, H. Ahmad Qosbi, S.Ag., M.M., secara resmi membuka kegiatan monitoring dan penguatan ekosistem implementasi aplikasi EWS Si-RUKUN. Dalam arahannya, ia juga mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, agar memperbarui dan melengkapi data kepegawaian melalui aplikasi SIMPEG 5. Ia menegaskan bahwa pemutakhiran data merupakan tanggung jawab masing-masing ASN agar data kepegawaian tetap akurat dan tercatat dengan baik.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Ketua Tim KUB Kanwil Kemenag Sumut, Ibnu Mufid, dan Agung Purnomo Sidik.
Dalam pemaparannya, Ibnu Mufid menjelaskan pentingnya aplikasi EWS Si-RUKUN sebagai instrumen deteksi dini untuk mengantisipasi potensi gesekan, konflik, dan perpecahan antarumat beragama. Sementara itu, Agung Purnomo Sidik memberikan penjelasan teknis mengenai tata cara mengakses dan menggunakan aplikasi tersebut agar dapat dimanfaatkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas. Melalui materi ini, para peserta diharapkan memahami mekanisme penyampaian informasi serta mampu memanfaatkan aplikasi secara tepat untuk mendukung upaya pemeliharaan kerukunan umat beragama.

Kepala KUA Medan Sunggal, H. Agus Salim, S.Ag., M.Pd.I., mengikuti kegiatan tersebut dengan saksama dan menyambut baik implementasi aplikasi EWS Si-RUKUN. Ia menilai aplikasi ini dapat membantu mempercepat penyampaian informasi dari lapangan sehingga langkah penanganan dan pemberian solusi dapat dilakukan lebih dini. “Dengan memahami dan memanfaatkan aplikasi EWS Si-RUKUN, informasi mengenai potensi gangguan kerukunan umat beragama dapat ditindaklanjuti secara lebih cepat dan tepat. Kami berharap aplikasi ini menjadi sarana yang efektif untuk mencegah terjadinya konflik yang lebih besar,” ujar Agus Salim.

Kegiatan monitoring dan penguatan ekosistem implementasi aplikasi EWS Si-RUKUN menjadi langkah strategis Kementerian Agama dalam memperkuat deteksi dini terhadap potensi konflik serta menjaga kerukunan umat beragama. Melalui peningkatan pemahaman dan keterampilan penggunaan aplikasi, para kepala KUA, penyuluh agama, dan penghulu diharapkan semakin sigap dalam menyampaikan informasi, memberikan edukasi, serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat. Partisipasi Kepala KUA Medan Sunggal dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen untuk mendukung pemanfaatan teknologi dalam mewujudkan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.(Paidi).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *