Medan (Humas) Penyuluh PPPK Bimas Katolik Kota Medan menggelar kegiatan penyuluhan rohani atau konseling bertema “Harapan yang Menyembuhkan” bagi pasien di Rumah Sakit Umum Murni Teguh Methodist Susanna Wesley, Medan Selayang, Kota Medan, Selasa (4/11/2025). Kegiatan ini bertujuan meneguhkan para pasien agar tetap memiliki semangat hidup dan kepercayaan bahwa Tuhan senantiasa hadir di tengah penderitaan.
Penyuluhan ini diselenggarakan oleh tim Penyuluh Agama Katolik Kementerian Agama Kota Medan sebagai bentuk pendampingan rohani bagi pasien Katolik yang sedang menjalani perawatan. Kegiatan dibimbing oleh Leonhard Hutagalung, S.S. dan Hekdi Jojada Sinaga, S.Fil., yang secara bergantian mengajak peserta merenungkan makna sakit, penderitaan, serta harapan dalam terang iman Katolik.
Dalam refleksinya, Leonhard Hutagalung menyampaikan bahwa sakit bukanlah hukuman, melainkan bagian dari proses kehidupan yang dapat memperdalam iman seseorang. “Sakit adalah waktu untuk berhenti sejenak, merenung, dan menyadari bahwa Tuhan bekerja juga melalui kelemahan kita. Ia hadir dalam kasih keluarga, perhatian para perawat, dan setiap doa yang kita panjatkan,” ujar Leonhard.
Mengutip Mazmur 147:3, “Tuhanlah yang menyembuhkan orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka,” Leonhard menegaskan bahwa penyembuhan sejati tidak hanya berasal dari obat dan tindakan medis, tetapi juga dari hati yang penuh harapan dan iman yang hidup.
Sementara itu, Hekdi Jojada Sinaga menambahkan bahwa penderitaan dapat menjadi jalan untuk bersatu dengan Kristus yang menderita di salib. “Dalam setiap luka, ada kesempatan untuk mengalami kasih Tuhan yang menyembuhkan. Ketika kita memeluk salib dengan iman, penderitaan berubah menjadi rahmat,” ungkap Hekdi.
Kegiatan yang diakhiri dengan doa bersama ini memberikan suasana penuh haru dan pengharapan. Para pasien merasa dikuatkan dan lebih tenang menghadapi proses penyembuhan. Melalui penyuluhan ini, para penyuluh berharap setiap pasien semakin yakin bahwa Tuhan mengetahui setiap air mata dan keluhan hati mereka, serta bekerja dalam diam untuk memberikan kekuatan dan harapan baru setiap hari.

