Penyelenggara Katolik Medan Dampingi Kunjungan Staf Ahli Menteri Agama RI ke Graha Maria Annai Velangkani

Medan (Humas) Penyelenggara Katolik Kementerian Agama Kota Medan Pinta Omastri Pandiangan, MSP mendampingi Staf Ahli Menteri Agama RI Bidang Hubungan Kelembagaan Keagamaan Prof. Dr. Iswandi Syahputra, S.Ag., M.Si. dalam kunjungan ke Graha Maria Annai Velangkani, Rabu (5/11/2025) sore. Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda Kementerian Agama untuk melihat secara langsung keunikan rumah ibadah lintas agama di Provinsi Sumatera Utara.

Rombongan Staf Ahli diterima oleh Pastor Pengelola Graha Maria Annai Velangkani RD. Gundo Saragih. Dalam kesempatan tersebut, Pinta bersama Pembimas Katolik Sumatera Utara Marihuttua Pasaribu, S.Ag., M.Si. berperan aktif mendampingi Prof. Iswandi berkeliling Graha sambil menjelaskan latar belakang sejarah, filosofi, serta keunikan arsitektur bangunan gereja Katolik bergaya India yang menjadi ciri khas Graha Maria Annai Velangkani.

Prof. Iswandi menyampaikan apresiasi atas penjelasan dan pendampingan yang diberikan oleh Penyelenggara Bimas Katolik Kota Medan dan Pembimas Katolik Sumatera Utara. “Saya sangat terkesan dengan penataan dan makna simbolik Graha Maria ini. Melalui tempat seperti ini, kita dapat melihat bagaimana nilai toleransi dan keterbukaan benar-benar dihayati oleh umat Katolik,” ujarnya. 

Usai berkeliling, rombongan mengadakan perbincangan di aula Graha untuk mendapatkan penjelasan lebih mendalam. RD. Gundo Saragih menuturkan bahwa Graha Maria Annai Velangkani dibangun bukan hanya untuk umat Katolik, tetapi terbuka bagi siapa pun yang ingin datang berdoa dan mencari ketenangan. “Kami tidak pernah menanyakan agama pengunjung, karena Graha ini adalah rumah doa bagi siapa saja yang ingin mencari kedamaian batin,” ungkapnya.

Selain didampingi oleh Pembimas dan Penyelenggara, Prof. Iswandi turut didampingi oleh beberapa perwakilan staf Kanwil Kemenag Sumut dan Kepala KUA Kecamatan Medan Tuntungan. Dari pihak Bimas Katolik Kota Medan, turut mendampingi tiga penyuluh agama Katolik, yaitu Hamma Sitohang, S.Ag., Leonhard Hutagalung, S.S., dan Roni Sitanggang, S.Fil.

Keterlibatan Penyelenggara Katolik Kota Medan dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen aktif Bimas Katolik dalam memperkuat semangat moderasi beragama, serta memperkenalkan kekayaan budaya dan spiritualitas Katolik di Kota Medan yang hidup berdampingan secara harmonis dengan pemeluk agama lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *