Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Sunggal, Paidi, S.Ag, turut berperan aktif dalam kegiatan edukasi pelayanan publik di Mall Pelayanan Publik (MPP) Kota Medan yang berlokasi di Jalan Iskandar Muda pada Senin (10/11).
Keterlibatan penyuluh dalam pelayanan publik ini difokuskan pada layanan keagamaan, seperti konsultasi pranikah, konsultasi keagamaan terkait perceraian, pendampingan keluarga, serta penyuluhan nilai-nilai keagamaan dan pembinaan akhlak bagi masyarakat. Setiap warga yang datang dapat berkonsultasi langsung terkait berbagai persoalan yang mereka hadapi.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Paidi menegaskan komitmen penyuluh untuk hadir sebagai pendamping yang memberikan ketenangan dan solusi. Ia menyampaikan bahwa setiap warga yang datang membawa persoalan berbeda-beda, sehingga penyuluh harus mampu mendengar dengan empati sebelum memberikan arahan.
“Kami di sini bukan hanya memberikan jawaban, tetapi juga memberikan ketenangan. Banyak masyarakat yang datang membawa beban pikiran dan persoalan rumah tangga. Tugas kami adalah membantu mereka menemukan jalan keluar sesuai tuntunan agama,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan penyuluh di MPP memberi ruang bagi masyarakat untuk mendapatkan bimbingan yang mudah diakses dan terpercaya. Paidi menilai bahwa layanan keagamaan yang hadir di tengah pusat pelayanan publik menjadi bentuk kehadiran negara yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat mendapatkan layanan keagamaan yang cepat, jelas, dan menyejukkan. Bimbingan seperti ini sangat dibutuhkan agar setiap persoalan dapat diselesaikan dengan cara yang baik dan maslahat,” sambung Paidi.
Melalui layanan ini, Kementerian Agama Kota Medan berharap masyarakat semakin terbantu dalam memperoleh informasi dan pendampingan keagamaan secara langsung. Kehadiran penyuluh menjadi bagian dari upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih humanis, inklusif, dan bernilai spiritual.

