Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Tuntungan menjalin sinergi dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) sebagai tempat pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL). Kerjasama ini menjadi langkah nyata dalam mendukung peningkatan kemampuan kerja serta pembentukan karakter siswa dan mahasiswa di dunia kerja nyata.
KUA Medan Tuntungan menjadi salah satu instansi pemerintah yang terbuka menerima peserta PKL dari berbagai lembaga pendidikan, baik tingkat menengah maupun perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, para siswa dan mahasiswa mendapatkan pembekalan mengenai tanggung jawab kerja, etika pelayanan publik, serta prosedur administrasi pemerintahan.
Selama menjalani PKL, peserta juga memperoleh pengetahuan seputar ilmu keagamaan, seperti tata cara shalat, syarat dan rukun nikah, serta pentingnya kepatuhan terhadap aturan administrasi dan syariat agama. Hal ini memberikan pengalaman berharga bagi mereka untuk memahami peran KUA sebagai lembaga pelayanan umat.
Selain pengenalan tugas dan fungsi kerja, peserta magang juga diajak menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Mereka turut berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong dan penghijauan dengan menanam pohon serta bunga di sekitar area kantor.
Muklas Setiarno, Pembimbing PKL dari SMK Gelora Jaya Nusantara Medan, menyampaikan apresiasi kepada Kepala KUA Medan Tuntungan, Tamrin Harahap, S.Ag., atas kesempatan yang diberikan kepada siswa-siswi bimbingannya. “Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Tamrin Harahap yang telah menerima siswa kami dan membimbing mereka dengan baik. Kami melihat perkembangan sikap dan pengetahuan mereka meningkat signifikan,” ujarnya.
Selain siswa SMK jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, KUA Medan Tuntungan juga menerima mahasiswa dari UINSU jurusan Ilmu Komputer. Salah satu mahasiswa PKL, Ramadani, mengaku mendapat pengalaman berharga selama magang. “Momen paling berkesan bagi saya adalah ketika menyaksikan langsung prosesi akad nikah dan mengikuti seminar Keluarga Sakinah Maslahat,” ungkapnya.
Kepala KUA Medan Tuntungan, Tamrin Harahap, S.Ag., mengatakan bahwa kegiatan PKL ini bukan sekadar wadah belajar, tetapi juga sarana mempererat hubungan antara lembaga pendidikan dan instansi pemerintah.
“Kita sebagai umat Islam dan warga negara sudah seharusnya saling membantu. Kolaborasi antara KUA dan lembaga pendidikan ini menjadi wadah belajar bersama, sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan tanggung jawab,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran peserta PKL membawa energi positif di lingkungan kerja. Para siswa dan mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga menularkan semangat baru kepada seluruh pegawai dalam menjalankan tugas pelayanan masyarakat.
“Kehadiran siswa PKL membuat suasana kantor menjadi lebih hidup. Mereka belajar melayani masyarakat, mengenal administrasi keagamaan, dan memahami nilai-nilai disiplin serta kerja sama,” ucap Tamrin Harahap.
Lebih lanjut, ia berharap pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi para siswa dan mahasiswa di masa depan.
“Kami berharap pengalaman PKL ini menjadi bekal berharga bagi mereka untuk terus belajar, membuka wawasan, serta mengejar mimpi dan cita-cita,” tambahnya.
Kolaborasi antara KUA Medan Tuntungan dan lembaga pendidikan ini diharapkan terus terjalin dan membawa manfaat bagi masyarakat, menciptakan sinergi yang harmonis antara dunia pendidikan dan pemerintahan dalam membangun bangsa yang lebih baik.

