Medan (Humas) — MIN 2 Kota Medan memperkuat sinergi antara madrasah dan keluarga dengan resmi membentuk Paguyuban Orang Tua Murid. Pembentukan paguyuban ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi wali murid dalam mendukung berbagai program pendidikan, pembinaan karakter, serta penguatan nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik. (20/11)
Kegiatan yang berlangsung di lingkungan madrasah ini dihadiri oleh para wali murid, dewan guru, dan unsur pimpinan MIN 2 Kota Medan. Suasana kekeluargaan tampak jelas selama jalannya acara, diawali dengan pembacaan doa, laporan panitia, serta arahan pimpinan madrasah mengenai pentingnya kolaborasi antara pihak madrasah dan orang tua.
Kepala MIN 2 Kota Medan, Khairina Hasibuan, S.Pd.I., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keterlibatan orang tua merupakan faktor penting dalam keberhasilan pendidikan. “Alhamdulillah, hari ini kita sepakat untuk membentuk Paguyuban Orang Tua Murid. Madrasah tidak dapat berjalan sendiri. Dukungan orang tua sangat menentukan keberhasilan peserta didik, baik di bidang akademik, akhlak, maupun kedisiplinan. Semoga paguyuban ini menjadi wadah kebersamaan dan komunikasi yang baik untuk kemajuan anak-anak kita,” ujar Khairina.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan pengurus Paguyuban Orang Tua Murid yang akan menjadi perwakilan dalam mengoordinasikan berbagai kegiatan kerja sama dengan madrasah. Melalui pembentukan paguyuban ini, MIN 2 Kota Medan berharap terbangun komunikasi yang lebih terarah antara madrasah dan orang tua, sehingga sinergi dalam mendukung pertumbuhan akademik, spiritual, dan karakter peserta didik dapat berjalan lebih optimal.
Acara ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama antara pihak madrasah dan pengurus paguyuban sebagai simbol kesediaan untuk bekerja sama dalam menyukseskan program-program pendidikan di lingkungan MIN 2 Kota Medan.
Pembentukan Paguyuban Orang Tua Murid ini menjadi bukti nyata komitmen MIN 2 Kota Medan dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkarakter, dan selaras dengan visi Kementerian Agama Republik Indonesia untuk membangun generasi yang berprestasi dan berakhlak mulia. (YFK)

