Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam KUA Medan Kota, Tgk. M. Nizamuddin, S.Ag., SH., M.Pd., bersama Pokjaluh Kemenag Kota Medan yang dipimpin oleh Hasanuddin Parinduri, M.A., melaksanakan kunjungan kerja sekaligus bimbingan dan penyuluhan (bingluh) di Rumah Detensi Imigrasi Medan (Rudenim) pada Kamis (20/11).
Kegiatan penyuluhan ini mengusung dua tema utama yang ditujukan kepada pegawai dan warga binaan, yaitu Keluarga Sakinah, Mawaddah, wa Rahmah (Samara) serta pemahaman tentang hakikat ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penyampaian yang interaktif, para penyuluh berupaya memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya ketahanan keluarga dan makna ibadah secara menyeluruh.
Pada sesi pertama, Hasanuddin Parinduri dan Lukman, Lc., membahas tujuan pernikahan dalam Islam dengan merujuk pada Q.S. Ar-Rum ayat 21. Keduanya menegaskan bahwa pernikahan merupakan sarana untuk menghadirkan ketenangan, saling percaya, kepedulian, serta menumbuhkan rasa cinta di antara pasangan. “Rumah tangga yang dilandasi ketenangan dan kasih sayang akan melahirkan keluarga yang kuat dan maslahat,” ujar Hasanuddin.
Selanjutnya, Lukman, Lc., memaparkan materi mengenai hakikat ibadah yang terbagi ke dalam dua bentuk, yaitu ibadah mahdhah dan ibadah ghairu mahdhah. Ia menjelaskan bahwa seluruh aktivitas seorang muslim dapat bernilai ibadah selama dilandasi ketaatan, niat yang benar, dan tidak bertentangan dengan syariat. “Ibadah bukan hanya ritual, tetapi mencakup seluruh amal yang mendekatkan kita kepada Allah, termasuk bekerja, membantu sesama, dan menjaga keluarga,” tutur Lukman.
Antusiasme peserta tampak jelas saat sesi diskusi berlangsung. Beragam pertanyaan muncul, di antaranya mengenai cara menjaga keharmonisan rumah tangga bagi pasangan yang harus hidup berjauhan karena tuntutan pekerjaan. Para penyuluh memberikan panduan praktis dan penjelasan keagamaan atas berbagai persoalan yang disampaikan audiens.
Turut hadir dalam kegiatan ini Suryadi, S.Ag, Drs. Sontang Muda Harahap, Lukman, Lc, Nurasyiah Harahap, S.Ag, dan Fauzani, SHI. Kehadiran para penyuluh ini mencerminkan kuatnya kolaborasi antara Pokjaluh dan Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Medan Kota serta Medan Tembung sehingga kegiatan bingluh dapat berlangsung lebih komprehensif dan memberikan dampak yang lebih luas.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman agama bagi pegawai maupun warga binaan Rudenim, sekaligus memberikan manfaat nyata dalam kehidupan mereka sehari-hari. Para penyuluh berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan bimbingan keagamaan di berbagai lembaga dan lingkungan masyarakat.

