KUA dan LPTQ Kec Medan Baru Gelar Pelatihan Tahfidz untuk Tingkatkan Kemampuan Hafalan Peserta

Medan (Humas) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Baru bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kecamatan Medan Baru sukses melaksanakan Pelatihan Tahfidz pada Minggu (23/11) bertempat di Aula Kantor Camat Medan Baru. Kegiatan berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.00 WIB dengan suasana yang penuh antusias dan semangat belajar.

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan serta mempermudah metode menghafal Al-Qur’an bagi para peserta. Kegiatan diawali dengan penyampaian materi tentang teknik menghafal Al-Qur’an secara praktis dan efektif, kemudian dilanjutkan dengan sesi praktik hafalan bersama yang berfokus pada Surat Al-Baqarah ayat 61.

Sesi pelatihan dipandu oleh Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, H. Sibawaihi, Lc., M.Th.I, yang menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dipahami. Ia menegaskan pentingnya metode yang sistematis agar peserta lebih mudah mencapai target hafalan.

“Menghafal Al-Qur’an bukan hanya soal kemampuan mengingat, tetapi juga konsistensi dan metode yang tepat. Kami ingin peserta memahami cara yang benar agar hafalan mereka lebih kuat dan terarah,” ujar Sibawaihi.

Beliau didampingi oleh Rahmat Siregar, S.Pd.I, yang turut memberikan arahan selama proses latihan. Rahmat menyampaikan bahwa pendampingan langsung sangat membantu peserta untuk memperbaiki kesalahan bacaan maupun hafalan.

“Kami berusaha memastikan setiap peserta mendapatkan bimbingan yang maksimal. Ketika mereka dibantu secara langsung, kesalahan kecil dapat segera diperbaiki sehingga hafalan menjadi lebih mantap,” ungkap Rahmat.

Di akhir kegiatan, pihak KUA dan LPTQ Kecamatan Medan Baru menegaskan komitmen mereka untuk terus melanjutkan pelatihan hingga Desember 2025. Perwakilan penyelenggara menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami ingin memastikan pelatihan tahfidz ini memberi dampak nyata. Karena itu, program akan terus berjalan hingga Desember sebagai upaya membentuk masyarakat yang lebih dekat dengan Al-Qur’an,” ujar Rahmat Siregar.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan motivasi peserta serta melahirkan generasi Qur’ani yang lebih kuat, terarah, dan berkomitmen menjaga kemurnian hafalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *