Medan (Humas) – Penyuluh Agama Islam (PAI) Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.HI, kembali memberikan pembinaan keagamaan melalui tausiyah kepada jama’ah Masjid Muttaqin. Selasa, (02/12/2025) Dalam ceramahnya, beliau mengajak umat Islam untuk memperkuat rasa syukur dan kesabaran dalam menyikapi setiap keadaan hidup. “Umat Islam harus mampu melihat nikmat dan ujian sebagai bagian dari kasih sayang Allah SWT,” ujar beliau membuka tausiyahnya.
Dalam penyampaiannya, H. Abdullah Hakim menjelaskan bahwa seorang muslim akan memperoleh keberkahan hidup jika mampu menjaga empat sikap utama sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Ia menegaskan bahwa rasa syukur atas nikmat adalah bentuk pengakuan seorang hamba terhadap karunia Allah. “Ketika Allah memberi kita nikmat, maka bersyukurlah, karena syukur itu sendiri adalah pintu yang akan membuka nikmat-nikmat berikutnya,” tuturnya di hadapan jama’ah.
Beliau kemudian menjelaskan pentingnya kesabaran ketika menghadapi musibah. “Musibah bukan untuk melemahkan, tetapi untuk menguatkan. Dengan sabar, Allah meninggikan derajat seorang mukmin,” ungkapnya menambahkan.
Selain itu, ia menekankan bahwa kejujuran adalah ciri pokok dari seorang beriman. “Jika seorang muslim berbicara, maka hendaknya ia jujur. Kejujuran adalah cahaya yang menerangi kehidupan kita,” ujarnya. Ia juga mengingatkan bahwa amanah merupakan tanggung jawab besar yang harus dijaga. “Menunaikan amanah adalah tanda kuatnya iman. Seorang mukmin tidak mungkin mengkhianati kepercayaan,” jelasnya menegaskan.
Empat sikap tersebut merujuk pada hadits Nabi SAW yang menyatakan: “Beruntunglah orang yang diberi taufik oleh Allah, yaitu yang apabila mendapat nikmat ia bersyukur, apabila ditimpa musibah ia bersabar, apabila berbicara ia jujur, dan apabila dipercaya ia menunaikan amanah.” (HR. Baihaqi).
Di akhir tausiyah, H. Abdullah Hakim menyampaikan harapannya agar jama’ah benar-benar mengamalkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Jika empat sikap ini tertanam dalam diri kita, maka insya Allah kehidupan kita akan lebih tenang, lebih berkah, dan lebih bermakna,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PAI Kecamatan Medan Barat untuk terus meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat dan memperkuat karakter Islami yang membawa kedamaian serta manfaat bagi lingkungan sekitar.

