PAI Medan Barat Sampaikan Bahaya Memutus Hubungan Silaturahim

Medan (Humas) – Majelis Taklim Chairunnisa Kecamatan Medan Barat kembali melaksanakan kegiatan rutin yang dihadiri jamaah dengan penuh kekhusyukan. Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Islam (PAI) Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., hadir memberikan tausiah dengan tema “4 Bahaya Memutuskan Hubungan Silaturahim.”

Dalam penyampaiannya, Abdullah Hakim menjelaskan bahwa silaturahim merupakan amalan mulia yang sangat dianjurkan dalam Islam. Ia menekankan bahwa memutuskan hubungan silaturahim bukan hanya dilarang keras, tetapi juga membawa dampak buruk bagi kehidupan seseorang, baik di dunia maupun akhirat.

“Silaturahim itu pintu keberkahan. Ketika seseorang memutus hubungan, ia bukan saja menjauh dari saudaranya, tetapi juga menjauhkan dirinya dari rahmat Allah,” ungkapnya di hadapan jamaah.

Beliau memaparkan bahwa di antara bahaya memutus silaturahim adalah terhalangnya seseorang dari surga, doanya sulit dikabulkan, hilangnya keberkahan umur serta rezeki, dan munculnya kemurkaan Allah SWT atas perbuatan tersebut. Semua itu, lanjutnya, menjadi pengingat agar umat selalu menjaga hubungan baik sesama muslim.

Dalam suasana majelis yang penuh hikmah, beliau mengajak seluruh jamaah untuk membuka hati, memaafkan kesalahan orang lain, dan memperbaiki hubungan yang mungkin sempat renggang.

“Kalau selama ini ada hubungan yang retak atau hati yang menjauh, mari kita perbaiki. Jangan tunggu esok. Kita tidak tahu siapa yang pergi duluan,” tuturnya menambah kekhusyukan suasana.

Para jamaah MT Chairunnisa tampak menyimak dengan penuh perhatian. Majelis berjalan tenang dan sarat makna, mencerminkan antusiasme jamaah dalam mendalami ilmu agama dan memperbaiki diri.

Kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran umat tentang pentingnya menjaga silaturahim demi terciptanya masyarakat yang rukun, harmonis, dan saling menyayangi. Semoga majelis taklim ini terus menjadi wadah pembinaan spiritual yang membawa keberkahan bagi seluruh jamaah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *