Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., mengajak jama’ah Sholat Jumat di Masjid Al-Waritsin untuk meningkatkan muhasabah (introspeksi diri) dan memperbanyak taqarrub ilallah sebagai respons atas bencana yang sedang melanda Kota Medan dan sejumlah daerah di Sumatera Utara. Jumat (05/12/2025)
Dalam pesan dakwahnya, H. Abdullah Hakim menegaskan bahwa setiap bencana merupakan tanda kekuasaan Allah SWT sekaligus peringatan agar manusia memperkuat iman dan memperbaiki perilaku. Ia mengingatkan bahwa musibah seharusnya menjadi momentum bagi umat untuk memperbanyak istighfar, menyempurnakan ibadah, serta memperkokoh kesadaran spiritual.
“Musibah adalah ujian sekaligus pengingat dari Allah. Sudah sepatutnya kita bermuhasabah, memperbaiki diri, serta memperbanyak doa agar Allah menjaga dan melindungi kita semua,” ungkapnya di hadapan jama’ah.
Selain mengajak pada peningkatan iman, H. Abdullah Hakim juga menekankan pentingnya memperkuat rasa kemanusiaan dan solidaritas sosial, terutama kepada warga yang terdampak bencana. Menurutnya, saling membantu dan saling menguatkan merupakan bagian dari ajaran Islam yang harus diterapkan dalam kondisi sulit.
Ia mengimbau agar masyarakat tetap peduli, saling menopang, dan tidak membiarkan saudara-saudara yang tertimpa bencana menghadapi musibah seorang diri.
Lebih lanjut, beliau mengajak jama’ah untuk senantiasa bersabar, tabah, dan tetap menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT. Dengan memperbanyak amal saleh, meningkatkan ketaatan, dan mempererat silaturahim, umat Islam diharapkan mampu menghadapi berbagai ujian dengan hati yang kuat dan penuh keimanan.
“Dengan ketaatan dan kesabaran, insyaAllah kita akan diberi kekuatan menghadapi segala cobaan,” tambahnya.
Melalui pesan Jumat ini, PAI Medan Barat berharap agar masyarakat semakin dekat kepada Allah SWT dan memohon dengan sungguh-sungguh agar bencana segera diangkat serta keselamatan diberikan kepada seluruh warga Medan dan Sumatera Utara.
Semoga Allah SWT memberikan perlindungan, ketabahan, dan mengangkat segala bencana dari negeri ini.

