Penyuluh Agama Jelaskan Tata Cara Penyempurnaan Ibadah kepada Jamaah Komplek DPRD Medan

Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan, melaksanakan kegiatan penyuluhan keagamaan di Musholla Komplek DPRD Medan, Sabtu (6/12). Kegiatan diawali dengan salat Subuh berjemaah yang berlangsung khusyuk dan diikuti oleh masyarakat sekitar serta jamaah tetap musholla.

Setelah salat Subuh, acara dibuka secara resmi oleh Ketua BKM Musholla Komplek DPRD Medan yang menyampaikan apresiasi atas kehadiran penyuluh sebagai penggerak edukasi keagamaan di lingkungan tersebut. Ia menegaskan pentingnya pembinaan rutin bagi jamaah agar pemahaman agama semakin matang.

Memasuki sesi tausiah, Damri Tambunan menyampaikan materi yang mencakup ibadah mahdhah seperti tata cara penyempurnaan salat, wudu, serta bacaan-bacaan wajib, dan ibadah ghairu mahdhah yang menyentuh aspek sosial, akhlak, serta perilaku seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam penyampaiannya, Damri mengajak jamaah untuk lebih memperhatikan kualitas ibadah, bukan sekadar rutinitas.

“Ibadah itu bukan hanya menggugurkan kewajiban. Ibadah harus memperbaiki hati, memperbaiki sikap, dan mempengaruhi akhlak sehari-hari,” ujar Damri dalam tausiahnya.

Ia juga menekankan bahwa seorang Muslim semestinya menghadirkan nilai-nilai agama dalam segala aspek kehidupan.

“Jika salat kita benar, maka sikap kita juga harus benar. Relasi dengan Tuhan harus sejalan dengan relasi dengan sesama,” tambahnya.

Suasana semakin interaktif saat memasuki sesi tanya jawab. Sebanyak empat jamaah mengajukan pertanyaan seputar persoalan ibadah dan praktik keagamaan. Damri menjawab setiap pertanyaan dengan rinci, mengaitkannya dengan dalil dan praktik yang diajarkan Rasulullah.

“Setiap muslim wajib terus belajar. Tidak ada kata terlambat untuk memperbaiki kualitas ibadah karena Allah membuka pintu hidayah untuk siapa saja.” tegasnya.

Antusiasme jamaah menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap pendalaman agama. Banyak peserta yang menyatakan rasa syukur karena mendapatkan kesempatan untuk berdialog langsung dengan penyuluh.

Kegiatan penyuluhan kemudian ditutup dengan doa bersama. Para jamaah berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan agar pengetahuan keagamaan mereka semakin meningkat.

“Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berjalan. Kami hadir untuk membantu jamaah memahami agama dengan benar dan menghadirkan Islam yang menenangkan, menuntun, dan memberi manfaat bagi lingkungan.” harapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *