Medan (Humas) — Penyuluh Agama Islam Kecamatan Medan Barat, H. Abdullah Hakim, S.H.I., kembali menunjukkan komitmennya dalam mendampingi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah ke Tanah Suci. Pada Minggu pagi, ia memberikan Bimbingan Manasik Umrah kepada jamaah calon umrah di Travel Maher Umroh yang direncanakan berangkat pada 16 Desember 2025.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman yang benar mengenai tata cara ibadah umrah sesuai tuntunan Al-Qur’an dan Sunnah. Materi yang disampaikan meliputi niat, ihram, thawaf, sa’i, tahallul, hingga adab dan etika selama berada di Tanah Suci.

Dalam penyampaiannya, Abdullah Hakim menegaskan bahwa manasik bukan hanya sekadar pengetahuan teknis, tetapi juga pembinaan mental dan keikhlasan. Ia menekankan kembali bahwa kesiapan hati menjadi fondasi utama dalam menjalankan ibadah. “Manasik ini bukan hanya mempelajari tata cara ibadah, tetapi juga memantapkan niat. Kita ingin jamaah berangkat dengan hati yang bersih, ikhlas, dan siap menjalankan umrah sesuai tuntunan syariat,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga akhlak dan kebersamaan selama perjalanan. Sebelum memberikan penekanan tersebut, ia menyampaikan bahwa perjalanan ibadah membutuhkan sikap yang tenang dan saling menghargai. “Jaga kesabaran, jaga sopan santun, dan kuatkan kekompakan. Ibadah ini bukan hanya tentang ritual, tapi juga akhlak kita selama di Tanah Suci,” tambahnya.

Suasana bimbingan berlangsung hangat dan interaktif. Para jamaah tampak antusias bertanya mengenai praktik ibadah, situasi di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, serta tips menjaga kesehatan selama berada di Arab Saudi. Abdullah Hakim menjawab seluruh pertanyaan dengan rinci, sehingga calon jamaah merasa lebih siap dan tenang menjelang keberangkatan.

Pihak Travel Maher Umroh turut menyampaikan apresiasi atas pendampingan tersebut. Sebelum menyampaikan apresiasi itu, perwakilan travel menegaskan bahwa bimbingan seperti ini sangat membantu meningkatkan kesiapan jamaah. “Kami sangat terbantu dengan bimbingan dari PAI Medan Barat. Penjelasan yang disampaikan membuat jamaah lebih percaya diri dan paham apa yang harus dilakukan saat umrah nanti,” ujar salah satu perwakilan travel.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama agar rombongan yang berangkat pada 16 Desember 2025 diberikan kelancaran, perlindungan, kesehatan, serta memperoleh umrah yang mabrur.

Dengan terselenggaranya manasik ini, diharapkan seluruh jamaah semakin matang secara lahir dan batin untuk menunaikan rangkaian ibadah umrah dengan penuh kekhusyukan dan kesempurnaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *