Medan (Humas) — Majelis Taklim (MT) Istiqomah di Jalan Seto, Kelurahan Tegal Sari, Kota Medan kembali melaksanakan kajian rutin pada Selasa, 9 Desember 2025, yang menjadi agenda tetap bagi jamaah setempat. Pada pelaksanaan terbaru, kajian mengusung tema “Melestarikan Alam sebagai Amanah Allah SWT”, menghadirkan Ustadz Ambri S.Hi, Penyuluh Agama Islam KUA Medan Area, Kementerian Agama Kota Medan, sebagai narasumber utama.
Dalam penyampaiannya, Ambri menguraikan bahwa isu lingkungan bukan hanya persoalan sosial, tetapi memiliki dimensi spiritual yang kuat dalam ajaran Islam. Ia menekankan bahwa manusia diberikan kedudukan sebagai khalifah di bumi, sehingga menjaga kelestarian alam merupakan tanggung jawab yang melekat pada setiap Muslim. Merujuk Surah Ar-Rum ayat 41, beliau menjelaskan bahwa kerusakan di darat dan laut yang terjadi saat ini merupakan refleksi dari perbuatan manusia, sehingga diperlukan perubahan perilaku dan pola hidup yang lebih ramah lingkungan.
“Kesadaran menjaga lingkungan adalah bagian dari ibadah. Ketika kita merawat bumi, kita sebenarnya sedang melaksanakan perintah Allah dan menjaga amanah yang telah diberikan kepada kita,” ujar Ambri dalam penjelasannya.
Ia juga mengaitkan tema tersebut dengan tugas Penyuluh Agama Islam yang tidak hanya memberikan materi keagamaan secara tekstual, tetapi juga menanamkan nilai-nilai praktis dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan ekoteologi, penyuluh berperan membantu masyarakat memahami bahwa perilaku menjaga kebersihan, mengurangi sampah, dan melestarikan alam merupakan salah satu bentuk pengamalan iman.
Kegiatan ini disambut antusias oleh jamaah yang hadir. Mereka menyampaikan bahwa kajian bertema lingkungan seperti ini membantu memperluas perspektif keagamaan, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab bersama terhadap kondisi sekitar. Dengan pendekatan yang mudah dipahami, jamaah diajak untuk memaknai bahwa bumi adalah ciptaan Allah yang harus dijaga keberlangsungannya, bukan dieksploitasi tanpa batas.
Kajian rutin MT Istiqomah ini juga mendukung program Kementerian Agama dalam menghadirkan dakwah yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui penguatan literasi keagamaan yang terintegrasi dengan isu lingkungan, diharapkan masyarakat Medan dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, memanfaatkan sumber daya secara bijak, serta menanamkan nilai cinta alam kepada generasi muda.
Ke depan, MT Istiqomah berkomitmen untuk terus menghadirkan tema-tema kajian yang aktual dan bermanfaat, sehingga majelis taklim tidak hanya menjadi tempat pendalaman ilmu agama, tetapi juga pusat pemberdayaan masyarakat yang mengedepankan kepedulian sosial dan kelestarian alam sebagai bagian dari pengamalan ajaran Islam.

