Medan (Humas) — Dua penyuluh agama Islam Kecamatan Medan Baru, Damri Tambunan dan Sibawaihi, menghadiri kegiatan Pra Rapat Kerja Wilayah (Pra Rakerwil) Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Sumatera Utara yang digelar pada Rabu, 10 Desember, di Kantor Sekretariat LPTQ Sumatera Utara, Jalan HM. Said/Durian, Medan. Kegiatan ini merupakan forum awal untuk mematangkan persiapan sebelum pelaksanaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada 16–18 Desember mendatang. “Pra rakerwil ini menjadi tahap penting agar semua unsur memiliki pemahaman yang sama sebelum Rakerwil berlangsung,” ujar Damri Tambunan.
Rapat Pra Rakerwil tersebut dihadiri oleh sejumlah pengurus LPTQ Provinsi Sumatera Utara, perwakilan kabupaten/kota, serta unsur dari Kementerian Agama. Dalam pertemuan ini, para peserta membahas berbagai agenda strategis yang akan menjadi dasar pelaksanaan Rakerwil, termasuk penetapan struktur peserta, alur sidang komisi, serta penyusunan program kerja yang akan dijalankan khususnya dalam pelaksanaan musabaqah mendatang. Sibawaihi menegaskan, “Tahap persiapan ini memastikan setiap keputusan nantinya dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.”
Salah satu poin penting dalam rapat adalah penetapan jumlah peserta Rakerwil dari setiap kabupaten/kota. Disepakati bahwa masing-masing daerah akan mengirimkan tiga orang, terdiri dari perwakilan pemerintah kabupaten/kota, perwakilan Kementerian Agama, dan pengurus LPTQ kabupaten/kota. Keputusan tersebut dinilai penting karena, menurut salah satu peserta, “Komposisi ini memberi ruang bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan Tilawatil Quran untuk menyampaikan pandangan secara proporsional.”
Pembentukan komisi-komisi yang akan bekerja selama Rakerwil juga menjadi bahasan utama. Komisi-komisi tersebut mencakup Komisi Program Kerja yang membahas arah kebijakan LPTQ ke depan, Komisi Permusabaqahan yang menangani penyelenggaraan musabaqah beserta pembinaan peserta, serta Komisi Perhakiman yang fokus pada peningkatan kualitas, integritas, dan kompetensi para dewan hakim MTQ. Ketiga komisi ini dipersiapkan untuk merumuskan langkah-langkah strategis yang akan dibawa ke forum Rakerwil.
Damri Tambunan, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Sekretaris LPTQ Provinsi Sumatera Utara, bersama Sibawaihi yang merupakan bagian dari Bidang Perhakiman, turut terlibat dalam penyusunan rancangan program yang akan dibahas secara resmi pada Rakerwil mendatang. “Kami berupaya merumuskan program yang realistis sekaligus berdampak signifikan untuk penguatan Tilawatil Quran di Sumut,” ujar Damri. Sementara itu, Sibawaihi menambahkan, “Diskusi di pra rakerwil ini membantu kami menyamakan persepsi sebelum memasuki forum resmi yang skalanya lebih besar.”
Rakerwil sendiri dijadwalkan berlangsung di Hotel Le Polonia Medan, dengan agenda utama penyusunan program kerja LPTQ Provinsi Sumatera Utara serta evaluasi kegiatan yang telah dilakukan sepanjang tahun. Acara ini diharapkan mampu menghasilkan keputusan yang kuat dan terukur demi mendukung pengembangan Tilawatil Quran di seluruh wilayah Sumatera Utara. “Semoga Rakerwil nanti mampu melahirkan keputusan yang strategis dan membawa kemajuan bagi LPTQ Sumut,” tutup Damri.

