MIN 5 Medan Salurkan Bantuan Kepada 13 Siswa Terdampak Banjir Akhir November 2025

Medan (Humas) — MIN 5 Medan menunjukkan kepedulian dan solidaritasnya dengan menyalurkan bantuan kepada siswa yang terdampak bencana banjir pada akhir November 2025 lalu. Sebanyak 13 siswa menerima bantuan berupa paket sembako sebagai bentuk dukungan madrasah terhadap keluarga yang mengalami musibah. Pemberian bantuan ini dilaksanakan pada Kamis, 11 Desember 2025 di halaman MIN 5 Medan dalam suasana penuh haru dan kebersamaan.


Banjir yang melanda sejumlah kawasan di Kota Medan tersebut menyebabkan beberapa rumah siswa tergenang air dan menimbulkan kerugian material. MIN 5 Medan segera melakukan pendataan siswa yang terdampak dan menginisiasi penggalangan bantuan yang dihimpun bersama para guru. Langkah cepat ini menjadi wujud nyata kepedulian madrasah terhadap kondisi peserta didik yang sedang menghadapi kesulitan.


Bantuan yang diberikan berupa paket sembako, di antaranya beras, minyak goreng, telur, dan mie instan, yang diharapkan dapat meringankan kebutuhan pokok keluarga. Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh para guru MIN 5 Medan, yang dengan penuh empati memberikan dukungan moral kepada para siswa agar tetap semangat belajar meski sedang menghadapi cobaan.


Dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut, suasana terlihat hangat ketika para guru menyapa dan memberikan motivasi kepada siswa. Kegiatan berlangsung tertib dan penuh rasa kekeluargaan, mencerminkan nilai-nilai sosial yang terus ditanamkan di lingkungan MIN 5 Medan.


Kepala MIN 5 Medan, Sri Darmawati, S.Pd., menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa beberapa siswa. Beliau menegaskan bahwa madrasah harus hadir bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi juga sebagai rumah kedua bagi peserta didik. “Kami ingin memastikan bahwa seluruh siswa merasa diperhatikan dan dibantu. Bencana ini adalah ujian, dan kita harus saling menguatkan. Semoga bantuan ini dapat sedikit meringankan beban keluarga,” ungkapnya.


Beliau juga menambahkan bahwa MIN 5 Medan akan terus menjaga budaya kepedulian di lingkungan madrasah. “Tanggung jawab kita bukan hanya mendidik, tetapi juga menanamkan nilai kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa madrasah selalu hadir bersama siswa dalam kondisi apa pun,” ujarnya.


Para orang tua siswa penerima bantuan menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian keluarga besar MIN 5 Medan. Mereka mengaku sangat terbantu, terutama karena kebutuhan bahan pokok meningkat pasca-banjir. Dukungan yang diberikan madrasah menjadi motivasi tambahan bagi mereka untuk bangkit dan kembali menjalani aktivitas seperti biasa.


Melalui kegiatan ini, MIN 5 Medan menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat dan peserta didik. Kepedulian sosial yang diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada siswa terdampak banjir menjadi bukti bahwa madrasah bukan hanya tempat menuntut ilmu, tetapi juga pusat pembentukan karakter, empati, dan solidaritas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *