Kakan Kemenag Medan Dukung Safari Jumat Pemko Medan, Tegaskan Penguatan Keluarga dan Syiar Masjid

Medan (Humas) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Dr. H. Impun Siregar, MA, turut menghadiri dan mendukung penuh pelaksanaan Safari Jumat Pemko Medan yang digelar di Masjid Thawalib, Jalan SM Raja Gang Thawalib, Kelurahan Komat III, Kecamatan Medan Kota, Jumat (12/12/2025). Kehadirannya didampingi oleh Kasi Pendidikan Madrasah Dr. H. Yose Rizal, S.Ag, MM, serta Kepala KUA Medan Kota Khairul Azmi, S.Ag.

Rombongan Kemenag Kota Medan disambut hangat oleh jamaah dan pengurus masjid. Kehadiran Kepala Kantor pada kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan institusional dalam upaya membangun hubungan harmonis antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.

Dalam kegiatan itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menekankan pentingnya memperkuat komunikasi keluarga dan mengurangi ketergantungan pada gawai. Pesan ini disampaikan dengan gaya komunikatif yang membuat jamaah antusias mendengarkan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, H. Impun Siregar menyambut baik pesan yang disampaikan Wali Kota. Ia menegaskan bahwa isu penguatan keluarga merupakan salah satu fokus utama pembinaan Kemenag, khususnya melalui program Bimbingan Perkawinan Pra-Nikah, Keluarga Sakinah, serta pendampingan rumah ibadah.

Dalam wawancaranya usai kegiatan, H. Impun Siregar menyampaikan bahwa Kemenag siap berkolaborasi dalam mendukung program pemerintah daerah.

“Apa yang disampaikan Bapak Wali Kota sangat sejalan dengan misi Kemenag. Kekuatan keluarga adalah pilar utama terbentuknya masyarakat yang damai. Kami di Kemenag tentu siap memperkuat sinergi, baik melalui pembinaan keluarga, majelis taklim, maupun penguatan fungsi masjid sebagai pusat pelayanan umat,” ungkapnya.

Beliau juga mengapresiasi Masjid Thawalib sebagai masjid bersejarah yang telah menjadi pusat aktivitas keagamaan sejak 1927.

“Masjid ini bukan hanya saksi sejarah, tetapi juga simbol peradaban Islam di Medan. Kemenag berkomitmen mendukung pengurus BKM agar masjid ini menjadi semakin makmur dan mampu menjangkau lebih banyak jamaah dalam kegiatan pendidikan, dakwah, dan pembinaan,” tegasnya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Medan menilai bahwa Safari Jumat bukan sekadar kunjungan seremonial, tetapi momentum strategis untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat dan memperkuat hubungan antarinstansi.

“Safari Jumat seperti ini menjadi ruang dialog antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat. Ini membangun kedekatan, memudahkan koordinasi, serta memastikan bahwa program pembinaan keagamaan berjalan optimal,” katanya.

H. Impun juga mengapresiasi rencana pengurus BKM untuk pengembangan fasilitas masjid, seperti pembangunan kanopi dan sarana olahraga. Baginya, pengembangan masjid harus relevan dengan kebutuhan umat masa kini.

Setelah pelaksanaan Salat Jumat yang dipimpin Khatib dan Imam Anwar Syahadat, Pemko Medan menyerahkan beberapa bantuan, di antaranya hibah Rp50 juta untuk rehabilitasi masjid, bantuan sosial Rp10 juta, 70 polibag bibit cabai, satu set tenis meja, dan satu rak buku beserta isinya.

Kepala Kantor Kemenag Kota Medan turut menyaksikan penyerahan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kemakmuran masjid.

Safari Jumat ditutup dengan makan siang bersama, menciptakan suasana akrab antara Wali Kota, jajaran Kemenag, pengurus masjid, dan masyarakat. Impun Siregar berharap kegiatan semacam ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

“Semoga kegiatan Safari Jumat terus menjadi ruang membangun harmoni. Kemenag akan selalu hadir mendampingi masyarakat dalam memperkuat persaudaraan dan syiar Islam,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *